Breaking News:

Pendidikan

Kemendikbudristek Tolak Pembukaan Prodi Baru Bila Tata Kelola Kampus Bermasalah, Simak Penjelasannya

Sub Koordinator Kelembagaan LLPT wilayah III Kemendikbudristek menyebut tata kelola kampus di salah satu universitas swasta di Meruya bermasalah.

Editor: Panji Baskhara
tribunnews.com
Ilustrasi: Tata kelola kampus di sebuah universitas swasta di Meruya, Kembangan, Jakarta Barat, bermasalah, Rabu (30/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tata kelola kampus di sebuah universitas swasta di Meruya, Kembangan, Jakarta Barat, bermasalah.

Hal itu dibenarkan langsung oleh Sub Koordinator Kelembagaan LLPT wilayah III Kemendikbudristek, Tri Munanto.

Dampak tata kelola kampus bermasalah, pembukaan prodi baru di universitas swasta kawasan Meruya itu, ditolak oleh Kemendikbudristek.

"Tata kelola kampus hanya salah satu dari sekian aspek yang menjadi pertimbangan penerbitan rekomendasi" ujar Tri Munanto.

Baca juga: Dosen dan Mahasiswa MTS Mercu Buana Tawarkan Drainase Berwawasan Lingkungan dalam Abdimas

Baca juga: Mahasiswa Mercu Buana Ajarkan Murid SD Budi Mulia Membuat Konten di Youtube

"Namun kami tidak bisa memberikan informasi apakah aspek tersebut yang menjadi titik permasalahannya," papar Tri Munanto kembali.

Diungkap Tri Munanto, bila penolakan itu sudah disampaikan ke universitas yang bersangkutan lewat surat nomor 2792/LL3/EP/2021.

Melalui surat itu, Dikti wilayah III sampaikan, pihaknya dengan tegas jika ajuan tersebut belum dapat diproses lebih lanjut.

Selain itu, telah disampaikan juga di dalam visitasi Lapangan Monitoring dan Evaluasi pada 31 Mei 2021 yang lalu.

Universitas swasta terbukti tersebut belum memenuhi aspek kelembagaan dan tata kelola sesuai undang undang.

"Ya, ada beberapa aspek persyaratan yang kurang lengkap," jelasnya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved