Gaya Hidup

Jam Tangan Baterai vs Jam Tangan Otomatis, Berikut Catatan CEO of Radatime Hendra Kesuma

Jam Tangan Baterai vs Jam Tangan Otomatis, Berikut Catatan CEO of Radatime Hendra Kesuma.

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Ilustrasi Jam Tangan Baterai 

Ketahanan mesin baterai bervariasi dari 1 tahun hingga 10 tahun.

Dari sisi perawatan, jam tangan baterai pun menurutnya juga mudah dan lebih terjangkau.

Jam tangan baterai akan terus berfungsi hingga baterai habis tanpa perlu dipakai. 

Walau begitu, terdapat sejumlah kekurangan dan kelebihan pada jam tangan baterai.

Baca juga: Pemkot Bekasi Terapkan Penerapan PPKM Mikro Darurat, Berikut Penjelasan Wali Kota Bekasi

"Jam tangan baterai umumnya bisa diidentifikasi dari loncatan jarum detiknya, yaitu 1 loncatan untuk setiap detik. Beda dengan jam otomatis, yang loncatan jarum detik bisa di atas 5 kali untuk 1 detik," papar Hendra Kesuma.

Akurasi jam tangan baterai cukup akurat.

Selisih waktunya adalah kurang lebih 1 menit dalam 1 tahun.

Akurasi jam tangan baterai bisa terganggu jika terpapar pengaruh magnetik yang cukup besar.

Misal berdekatan dengan laptop yang memiliki kandungan magnet tinggi.

Make Over Luncurkan Foundation untuk Jenis Kulit Kering dan Bertekstur

Jam Tangan Otomatis

Jam tangan otomatis seringkali dikatakan sebagai jam tangan yang memiliki nyawa.

Tanpa menggunakan baterai, jam tangan otomatis berjalan seperti layaknya makhluk hidup yang memiliki jantung yang berdetak.

Jantung ini dipaparkannya adalah balance wheel yang terus bergerak kiri-kanan selama jam tersebut hidup.

"Kerumitan konstruksi mesin yang disebut komplikasi membuat jam tangan otomatis sering dibanderol dengan harga yang fantastis," imbuhnya.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved