Breaking News:

Gaya Hidup

Jam Tangan Baterai vs Jam Tangan Otomatis, Berikut Catatan CEO of Radatime Hendra Kesuma

Jam Tangan Baterai vs Jam Tangan Otomatis, Berikut Catatan CEO of Radatime Hendra Kesuma.

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Ilustrasi Jam Tangan Baterai 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Jam tangan berkaitan erat dengan prestise, status sosial dan kemewahan.

Hal tersebut diungkapkan CEO Radatime Hendra Kesuma dikarenakan pemakai jam tangan orisinal memberi kesan bahwa waktu adalah prioritas tinggi bagi dirinya.

Manajemen waktu yang baik tentu adalah prasyarat utama guna menunjang kelancaran setiap aktivitas.

Oleh sebab itu, fungsi jam tangan layak mendapat predikat sebagai aksesoris ultimat (tertinggi).

Dalam menyajikan waktu, jam tangan memiliki berbagai jenis mesin yaitu mesin bertenaga baterai, mesin otomatis, mesin kinetic, mesin bertenaga solar, dan lain sebagainya.

Jam Tangan Baterai

Berdasarkan data transaksi radatime.co.id, jam tangan yang beredar di Indonesia didominasi oleh mesin bertenaga baterai dan mesin otomatis.

Pada tanggal 25 Desember 1970, jam tangan baterai pertama dipasarkan secara luas oleh merek asal Jepang, Seiko.

Seiko Quartz Astron dibanderol dengan harga 450,000 Yen atau setara Rp 59 juta (1 JPY = Rp. 132).

Harga jam tersebut setara dengan sebuah harga mobil Toyota Corolla pada era itu.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved