Protokol Kesehatan

Irwandi Ajak Pelaku Usaha Memperketat Prokes Seiring Peningkatan Kasus Covid-19

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi meminta pelaku usaha untuk mendukung pemerintah dalam menekan penyebaran virus Covid-19.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
Irwandi Ajak Pelaku Usaha Memperketat Prokes Seiring Peningkatan Kasus Covid-19
Warta Kota/Joko Suprianto
Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi, meminta masyarakat untuk tenang dan tak panik memikirkan PPKM darurat yang akan diterapkan. Sebab kebijakan itu tak seseram yang dibayangkan.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Seiring peningkatan kasus Covid-19 di DKI Jakarta, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi mengajak para pelaku usaha untuk kembali memperketat protokol kesehatan demi menekan angka kasus harian yang terus mengalami kenaikan.

Hal ini dikatakan Irwandi usai melakukan rapat koordinasi dengan para pengusaha terkait kolaborasi penanganan Covid-19 di wilayah Jakarta Pusat secara virtual zoom, Rabu (30/6).

Baca juga: Ditresnarkoba Polda Metro Segel Dua Tempat Karaoke Di Bekasi, karena Melanggar Prokes

"Tadi saya juga lakukan zoom meeting dengan pegusaha supermarket, Hotel, mall, menjelaskan tolong di himbau lagi, kita balik lagi seperti dulu," ujarnya.

"Kita himbau tolong pasang spanduk, pakai masker harga mati nggak pakai masker bisa mati," imbuh Irwandi.

Berkaca apa yang telah dilaksanakan Pemerintah Kota Jakarta Pusat dalam upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan tahun lalu, saat ini perlu ditingkatkan kembali.

Beberapa fasilitas umum pun juga perlu diperhatikan terkait protokol kesehatan, salah satu yang di contohkan Irwandi yaitu Mesin Anjungan Tunai Mandiri.

Di mana pengelola harus menyediakan hand sanitizer, sebab penularan Covid-19 kali ini cukup cepat.

"Kita juga himbau pengelola ATM untuk dipasang sanitizer, jadi sebelum dan sesudah pakai atm kita bisa pakai sanitizer," ujarnya.

"Penularan sangat cepat menurut Kasudin Kesehatan jadi semua upaya komunikasi kita giatkan lagi," imbuhnya.

Irwandi juga menekankan pengawasan di sejumlah pasar tradisional.

Baca juga: Satpol PP Jakarta Barat Ganjar 32 Tempat Usaha dengan Denda Jutaan Rupiah karena Melanggar Prokes

Sebab Irwandi mengklaim jika pengawasan di sejumlah pasar dinilai kendor.

Untuk itu pihaknya mengingatkan Pasar Jaya untuk lebih proaktif memberikan pengawasan di lapangan.

"Pasar Jaya agak kendor saya bilang sanksi itu bisa dari pasar jaya. Kami menganjurkan tutup kios yang pedagangnya tidak menggunakan masker selama satu hari. Saya sudah minta hal itu kepasa pasar jaya. Itu ususlan kami," ucapnya.

Irwandi juga menyampaikan kepada para pengusaha agar tak panik mendengar informasi soal PPKM darurat.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved