Breaking News:

Liga 1 2021

Covid-19 Semakin Tinggi, Ketum The Jakmania Diky Soemarno Mendukung Penundaan Kompetisi Liga 1 2021

Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, menilai penundaan Liga 1 2021 yang didasari kekhawatiran penyebaran Covid-19 merupakan langkah yang tepat.

Penulis: Abdul Majid | Editor: Sigit Nugroho
Tribunnews.com
Ketua Umum The Jakmania Diky Soemarno. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) The Jakmania, Diky Soemarno, turut menanggapi soal penundaan Liga 1 2021.

Diky menilai bahwa penundaan yang didasari kekhawatiran penyebaran Covid-19 yang belakangan ini memang tengah meningkat merupakan langkah yang tepat.

"Jadi wajar penyelenggaraan kompetisi diundur, karena mungkin itu menjadi pilihan terbaik setelah melihat situasi Covid-19 sekarang,” kata Diky dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (30/6/2021).

Diky berharap, masyarakat bisa sama-sama membantu menekan Covid-19 dengan patuh dalam menerapkan protokol kesehatan.

Lebih khusus kepada The Jakmania juga harus bisa bekerja sama, agar kasus Covid-19 menurun.

Dengan demikian, kompetisi Liga 1 2021 dapat kembali bergulir.

"Sekarang, tinggal bagaimana masyarakat sepak bola. Jika ingin cepat bola jalan, meyakinkan dengan kerja keras, agar pandemi Covid-19 itu tidak semakin menyebar luar,” ujar Diky.

Baca juga: Liga 1 2021 Ditunda, PT LIB Bakal Menggelar Pertemuan dengan Klub untuk Membahas Terkait Kompensasi

Baca juga: Usai Liga 1 2021 Resmi Ditunda, Sekjen PSSI Yunus Nusi Serahkan Mekanisme Gaji Pemain kepada Klub

Baca juga: Covid-19 Semakin Tinggi di Indonesia, Kompetisi Liga 1 2021 Resmi Ditunda Hingga Akhir Juli Nanti

Sebelumnya, penundaan Liga 1 2021 telah diumumkan oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi.

Dalam penjelasannya, penundaan dilakukan atas arahan dari BNPB dan Satgas Covid-19.

"Dengan ini, kami sampaikan pertama bahwa PSSI kemarin telah menerima surat dari Satgas Covid-19 yang ditandatangani langsung oleh Letnan Jendral Ganip Warsito kepala BNPB dan juga sebagai ketua Satgas Covid-19 disampaikan melalui surat. Diharapkan kepada PSSI untuk menunda pelaksanaan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 yang di dalam surat ini disampaikan ditunda sampai akhir juli 2021,” kata Yunus Nusi, Selasa (29/6/2021).

“PSSI memahami dan menyadari dan memaklumi situasi, perkembangan Covid yang melanda bangsa kita. Atas asas kemanusiaan PSSI memutuskan untuk mengikuti arahan pemerintah melalui satgas. Kita tahu bersama kondisi Covid sudah memburuk, PSSI berikan dukungan dalam penanganan covid-19 yang dilakukan pemerintah sehingga salah satu yang diminta pemerintah agar kiranya kompetisi ini ditunda, maka PSSI bersedia mengikuti program pemerintah tersebut,” pungkas Yunus Nusi.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved