Breaking News:

Gempa Bumi

GEMPA Gunung Kidul Yogyakarta 5,3 SR Baru Terjadi, Tak Berpotensi Tsunami, Bisa Picu Gempa Susulan

Gempa Bumi landa Gunung Kidul, Yogyakarta, Senin pagi ini sekitar pukul 05:15. Gempa 5,3 SR tak berpotensi tsunami.

Penulis: Suprapto | Editor: Suprapto
bmkg.go.id
Gempa bumi berkekuatan 5,3 skala richter terjadi di Gunung Kidul, Yogyakarta, Senin (28/6/2021) pukul 05:15 WIB. 

"Gempa tidak membunuh, tetapi bangunan yang menyebabkan korban luka dan meninggal dunia," tandas Dwi.

Mekanisme gempa Jogja 2006 dan potensi bahayanya Berdasarkan pemantauan Stasiun Geofisika Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Yogyakarta, gempa tektonik berkekuatan M 5,9 itu terjadi pada pukul 05.53 di lepas pantai Samudra Hindia.

Posisi episentrum pada koordinat 8,03 LS dan 110,54 BT, tepatnya pada perbukitan strukturan yang berjarak kurang lebih 15 kilometer di sebelah timur zona Graben Bantul.

Warga di Dusun Sarap Cilik, Canan, Wedi, Klaten, Jawa Tengah, mencari barang-barang yang bisa diselamatkan dari reruntuhan rumah pada 28 Mei 2006.
Warga di Dusun Sarap Cilik, Canan, Wedi, Klaten, Jawa Tengah, mencari barang-barang yang bisa diselamatkan dari reruntuhan rumah pada 28 Mei 2006. ((KOMPAS/HERU SRI KUMORO))

Penyebab Gempa

Gempa disebabkan tumbukan antara Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia, pada jarak sekitar 150 km-180 km ke selatan dari garis pantai Pulau Jawa.

Gempa utama terus diikuti gempa susulan berkekuatan kecil. Menurut Tony Agus Wijaya, pengamat geofisika pada Stasiun Geofisika Yogyakarta, kekuatan gempa tidak menyebabkan gelombang tsunami.

"Gempa Jogja 2006 mekanismenya sesar geser," kata Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono kepada Kompas.com, Kamis (27/5/2021).

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved