Breaking News:

PSBB Jakarta

Langgar Ketentuan PPKM Mikro, 15 Restoran Ditutup Paksa Satpol PP Jakarta Selatan

Langgar Ketentuan PPKM, 15 Restoran Ditutup Paksa Satpol PP Jakarta Selatan. Berikut Selengkapnya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Satpol PP Jakarta Selatan melakukan penyegelan sejumlah tempat usaha yang terbukti melanggar ketentuan PPKM Mikro pada Minggu (27/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Langgar ketentuan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro, Satpol PP Jakarta Selatan melakukan penutupan paksa terhadap 15 restoran di wilayah Jakarta Selatan.

Para pengelola pun berikan sanksi berupa teguran tertulis, karena tidak menjalankan protokol kesehatan Covid-19 sesuai ketentuan. 

"Dari 15 tempat usaha yang kita segel, sebanyak 12 kita jatuhkan sanksi penutupan sementara 3x24 jam, dan 3 tempat usaha sanksi penutupan 1x24 jam, " kata Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Ujang Harmawan, saat dihubungi, pada Minggu (27/6/2021). 

Ujang mengatakan, tempat usaha makan dan minum yang disegel, itu hasil operasi selama 3 jam dari pukul 21.00 WIB-24.00 WIB yang digelar secara serempak di 10 kecamatan pada Sabtu (26/6/2021) malam. 

Tempat usaha yang disegel, dikatakan Ujang, karena kembali melakukan pelanggaran protokol kesehatan covid-19 di masa PPKM Mikro.

Baca juga: Pengemudi Mobil Pajero Aniaya Sopir Truk Kontainer karena Kaget Dengar Suara Klakson

"Dan juga melanggar Keputusan Gubernur DKI Nomor 796 tahun 2021 terkait pembatasan operasional tempat usaha sampai jam 20.00 WIB. Aturan jam operasional ini kita harus tegas sekarang, " kata Ujang. 

Selain sanksi penutupan, pihaknya juga memberikan teguran tertulis kepada 16 tempat usaha karena tidak menyediakan sarana protokol kesehatan sesuai ketentuan yang ditetapkan Pemprov DKI Jakarta. 

Selain itu, petugas juga membubarkan pengunjung terhadap 8 tempat usaha karena menimbulkan kerumunan dan melebihi batas jam operasional. 

Baca juga: Audi Marissa Sering Khawatir Melihat Padatnya Jadwal Syuting Anthony Xie Ditengah Pandemi, Ada Apa?

"Tempat yang menimbulkan kerumunan itu kita bubarkan, dan kita minta supaya pulang kerumah untuk menghindari penyebaran dan pencegahan virus Covid, " kata Ujang. 

Kepala Seksi Trantibum Satpol PP Jakarta Selatan Nanto Dwi Subekti mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan penindakan tempat usaha rumah makan, restoran, cafe serta usaha lainnya selama PPKM Mikro. 

Pengawasan dan penindakan ini, diungkapkan Nanto, merujuk Pergub DKI Nomor 3 tahun 2021, Ingub DKI Nomor 39 tahun 2021, dan juga Surat Keputusan Kasatpol PP DKI Jakarta nomor 80 tahun 2021. 

"Kami akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap tempat usaha yang melanggar protokol kesehatan untuk menekan penyebaran virus covid-19," kata Nanto.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved