Breaking News:

Covid 19 Bekasi

Tunggu Kepastian Ruang Perawatan Ada yang Kosong, Para Pasien RSUD Bekasi Menanti di Kursi Roda

Pemkot Bekasi sendiri telah menjalin komunikasi dengan Kemensos untuk mengajukan penambahan tenda. Terdapat 5 tenda berisi 100 kasur lipat (velbed).

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
Warta Kota/Rangga Baskoro
Keadaan kritis terjadi di RSUD Bekasi, pasien Covid-19 duduk di kursi roda menunggu antrean untuk mendapat layanan perawatan. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN -- Jumlah pasien yang menunggu tempat tidur di ruang perawatan RSUD Bekasi semakin bertambah.

Mereka terpaksa menunggu di kursi roda sambil menunggu kepastian terkait ketersediaan ruang perawatan.

Semakin banyaknya jumlah pasien yang menunggu di kursi roda menyebabkan RSUD Bekasi mendirikan tenda tambahan.

Ada pun tenda tambahan difasilitasi oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

"Jadi untuk perlengkapan ini, untuk membantu karena banyak yang kena covid itu memerlukan tempat. Sehingga Kementrian Sosial hadir di sini, bagaimana supaya bisa ditangani," kata Kasubbid Tata Kelola Bencana Kementrian Sosial, Wahyono di lokasi, Sabtu (26/6/2021).

Pemkot Bekasi sendiri telah menjalin komunikasi dengan Kemensos untuk mengajukan penambahan tenda.

Terdapat 5 tenda berisi 100 kasur lipat (velbed).

"Jadi sesuai kesepakatan dengan Pak Wali Kota, kita dititipkan tenda. Ada lima tenda, kasur 40 buah, selimut 140 buah, sama pelbed 100 unit," ucapnya.

Wahyono mengungkapkan tenda akan didirikan selama dibutuhkan hingga lonjakan pasien mulai mereda.

Sebelumnya, Direktur Utama RSUD Bekasi Kusnanto menjelaskan jumlah pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSUD Bekasi, sebanyak 390 pasien. Sementara total tempat tidur yang disediakan berkisar 400 tempat tidur.

Ada pun kapasitas normal tempar tidur di ruang isolasi, awalnya sebanyak 265.

Sejak lonjakan terjadi pada awal Juni, pihaknya menambah kapasitas ruang isolasi sebanyak lebih dari 100 tempat tidur yang ditempatkan di ruang IGD.

Sedangkan tenda-tenda darurat didirikan sebagai tempat triase pasien-pasien yang telah menjalani swab PCR.

Triase diwajibkan dilakukan oleh pasien yang positif maupun pasien umum.

"Swab PCR hasilnya baru keluar 8 jam setelah diperiksa. Sambil menunggu silahkan kalau bersedia di kursi roda, karena memang jumlah pasiennya semakin banyak," kata Kusnanto. 

Baca juga: Jokowi Minta Para Kapolda dan Pangdam di Indonesia Tingkatkan Jumlah Vaksinasi Hingga 2 Juta Vaksin

Baca juga: Percepat Penanganan Pasien Covid-19, Pemkot Bekasi Akan Buka Tempat Isolasi di Sejumlah Lokasi

Baca juga: Suplier Tabung Oksigen Kekurangan Armada dan SDM Dinkes DKI Siap Bantu Distribusikan ke Rumah Sakit

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved