Breaking News:

Kasus Rizieq Shihab

Pria yang Bawa Pisau saat Sidang Rizieq Shihab Bukan Pegawai Sudin KPKP Jakarta Timur, Ini Faktanya

Kasudin KPKP Jakarta Timur Yuli Absari mengatakan, pria yang diamankan pada Kamis (24/6/2021) bukan pegawai tetap ataupun honorer.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Massa pendukung Rizieq Shihab berjalan di Kawasan Jalan I Gusti Ngurah Rai saat akan menuju Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (24/6/2021). Massa pendukung tersebut akan menghadiri sidang pembacaan vonis kasus penyebaran kabar bohong tes swab Covid-19 di Rumah Sakit Ummi, Bogor. 

WARTAKOTALIVE.COM, CAKUNG -- Pria yang membawa senjata tajam saat di depan Pengadilan Jakarta Timur ketika sidang Rizieq Shihab bukan pegawai Sudin Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur.

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Timur Yuli Absari mengatakan, pria yang diamankan pada saat Kamis (24/6/2021) kemarin bukan merupakan pegawai tetap ataupun honorer.

"Dia itu petani anggur binaan Sudin KPKP Jakarta Timur, bukan pegawai ataupun PJLP (penyedia jasa lainnya perorangan) Sudin. Dan memang dia petani anggur," kata Yuli, Sabtu (26/6/2021).

Namun Yuli tidak menampik bila pihaknya melakukan pendampingan dikarenakan pada saat diamankan pria itu hendak melakukan okulasi, yakni dengan cara menempelkan kulit pohon.

"Dia petani anggur jadi mungkin membawa pisau untuk keperluan okulasi. Dari Sudin KPKP Jakarta Timur juga meminta bantuan dia mengelola kebun anggur di kawasan Pulogebang," katanya.

Baca juga: Fakta-fakta Rizieq Shihab Divonis Empat Tahun Penjara, Menyatakan Banding Berujung Terjadi Kericuhan

Baca juga: Rizieq Shihab tak Terima Vonis Empat Tahun Penjara untuk Kasus Tes Swab di RS UMMI Bogor

Kesalahpahaman itu terjadi karena untuk menuju kebun anggur melintasi Jalan Dr.Sumarno yang jadi lokasi Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

"Saya bikin surat pernyataan bahwa dia petani binaan, suratnya kemarin diantar staf saya ke Polsek. Sepengetahuan saya dia orang baik," ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Cakung Iptu Stevano Leonard membenarkan pernyataan Yuli yang lalu mengizinkan pria yang disangka simpatisan Rizieq Shihab untuk meninggalkan Mapolsek Cakung.

Baca juga: Majelis Hakim PN Jaktim Jatuhkan Vonis 1 Tahun Penjara kepada Menantu Rizieq Shihab

"Sudah dipulangkan, enggak nginep (ditahan semalaman). Dia bukan pegawai tetap, hanya ditunjuk untuk mengurus tanaman," katanya. (jhs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved