PPKM Mikro

Polda Metro Terjunkan Tim Patroli PPKM Mikro Tingkat Kampung, Berikut Ini Tugasnya

Menurut Irjen Fadil Imran, terdapat ratusan kendaraan dan kekuatan aparat kepolisian yang diturunkan untuk patroli tersebut.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Fadil Imran melepas tim penegakan protokol kesehatan yang siap melaksanakan patroli dalam rangka memperkuat PPKM skala mikro, untuk menekan penyebaran Covid-19, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (25/6/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI--Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol M Fadil Imran melepas tim penegakan protokol kesehatan yang siap melaksanakan patroli dalam rangka memperkuat PPKM skala mikro, untuk menekan penyebaran Covid-19, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (25/6/2021).

Menurut Fadil tim patroli yang dilepasnya ini, nantinya akan beroperasi atau berpatroli sampai di tingkat RT dan RW atau kampung, untuk mengurangi mobilitas masyarakat.

"Semua dilaksanakan beriringan bentuknya, rekan ini memperkuat PPKM Mikro di basis komunitas dengan cara bertindak patroli keluar masuk kampung. Guna menyasar kerumunan dan mengurangi mobilitas masyarakat, disamping melakukan edukasi untuk terus menggunakan masker,"  kata Fadil di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jumat (25/6/2021).

Baca juga: Aksi Save KPK di Banjarmasin Ricuh, Mahasiswa-Polisi Bersitegang, Empat Orang Terluka

Baca juga: Penularan Covid-19 di Jakarta Naik Tajam, Setengah Juta Orang Sudah Terinfeksi

Menurutnya terdapat ratusan kendaraan dan kekuatan aparat kepolisian yang diturunkan untuk patroli tersebut.

"Kekuatan dari lalu lintas yang ada 100 mobil patroli, Samapta ada 30 kendaraan patroli ditambah Brimob sesuai dengan zona dan wilayah yang perlu dilakukan peningkatan disiplin masyarakat, itu semua akan dimulai sore ini. Dan terus akan kita kerjakan pada siang hari," katanya.

Fadil mengingatkan kepada aparat kepolisian yang hendak melakukan patroli agar tetap melaksanakannya dengan cara yang humanis.

Baca juga: Pekik Tangis di TPU Rorotan saat Satu Persatu Jenazah Dimasukkan ke Dalam Liang Lahat

"Laksanakan ini dengan cara humanis namun tetap tegas terhadap mereka yang melanggar protokol kesehatan. Semoga penguatan ini dapat dirasakan. Saya kira ini, selamat bertugas, pesan saya tetap jaga kesehatan dan menggunakan masker sarung tangan saat berinteraksi dengan masyarakat terutama pada kerumunan," katanya.

Anies sebut Jakarta sedang tidak baik

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ungkap, kini gelombang kedua pandemi Covid-19 masih tinggi di Ibu Kota.

Bahkan penambahan kasus harian Covid-19 berada di posisi rekor sejak pandemi menyerang Jakarta pada Maret 2020 lalu.

“Kita tahu Jakarta masih dalam kondisi belum yang baik. Pandemi gelombang kedua ini masih melanda Jakarta,” kata Anies yang dikutip dari akun Instagram miliknya @aniesbaswedan pada Jumat (25/6/2021).

“Kemarin hari Kamis (24/6/2021) Jakarta mengalami rekor kasus harian tertinggi sampai ada 7.505 kasus baru yang dilaporkan hari itu,” tambah mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini.

Baca juga: Anies Baswedan Apresiasi Kontribusi Bank DKI Untuk Bangkitnya Ekonomi DKI Jakarta

Baca juga: Bahas Instruksi Penting dari Jokowi, Wakapolda dan Pangdam Jaya Temui Anies di Balai Kota

Baca juga: Anies Apresiasi Eki Pitung yang Hadirkan 25 Sultan-Raja Nusantara saat Peringatan HUT Kota Jakarta

Anies mengatakan, untuk penambahan kasus pada Jumat (25/6/2021) ini masih tetap tinggi, meski angkanya lebih rendah dari hari sebelumnya.

Pada Jumat (25/6/2021) kasus aktif Covid-19 bertambah hingga 6.934 orang.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved