Breaking News:

Berita Video

VIDEO Wartawan Tangsel Demonstrasi Menyusul Aksi Intimidasi Kadispora

Aksi tersebut digelar merespon adanya tindak intimidasi dan percobaan pemukulan yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga

Penulis: Rizki Amana | Editor: Ahmad Sabran

"Faktanya di lapangan kemarin saya lihat sepintas saja saya lihat sambil bercanda dengan Pak Yudi, saya pikir itu enggak terlalu arogan lah ya gitu. Itu enggak ada pemukulan kok. Tidak ada pemukulan, tidak ada pengancaman saya pikir ketawa-tawa malah," jelasnya. 

Sikap Pemkot Tangsel yang menilai tak adanya aksi intimidasi dan percobaan pemukulan itu pun direspon para wartawan yang berdemo. 

Koordinator aksi, Hasan Kurniawan mengatakan sikap Pemkot Tangsel tersebut dinilai telah menciderai kerja jurnalistik. 

Sebab, kata ia, kerja jurnalistik memiliki aturan hukum tetap yang tertuang dalam Pasal 18 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. 

"Sangat kecewa dengan sikap yang dinyatakan Pemkot Tangsel karena upaya pemukulan itu sangat nyata, itu terekam oleh video teman-teman wartawan dan itu dilakukan di muka umum, dan bisa terlihat tidak seperti anacaman-ancaman kasat mata yang biasa teman-teman wartawan alami," kata Hasan di lokasi, Ciputat, Kota Tangsel, Kamis (24/6/2021).

Ia pun menilai pernyataan sikap yang disampaikan pihak Pemkot Tangsel didyga sebagai langkah perlindungan terhadap Wiwi. 

"Kerja-kerja kita dilindungi oleh Undang-Undang Pers. Kedua kita melakukan cover both side (pernytaan berimbang) yang ketat, kita melakukan penulisan, kerja-kerja jurnalistik dengan disiplin yang sangat ketat," ucap Hasan. 

"Ketika tindakan arogansi dan upaya pemukulan itu dianggap satu bentuk kepura-puraan satu bentuk bercanda dari pejabat, saya pikir itu satu bentuk perlindungan dari pemerintah kota terhadap Kadispora yang melakukan upaya pemukulan terhadap kawan kita Yudi," sambungnya. 

Diwartakan sebelumnya, insiden intimidasi disertai percobaan pemukulan itu dialami oleh pewarta media online Kabar6.com, Yudi Wibowo saat sedang melakukan peliputannya terkait tindak pidana korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangsel. 

Saat itu Wiwi baru saja keluar dari Gedung Kejakasaan Negeri (Kejari) Kota Tangsel usai diperiksa sebagai saksi kasus korupsi tersebut untuk sekian kalinya. 

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved