Breaking News:

Sport

Roda Organisasi KONI Tangsel Tetap Beroperasi, Meski Ketua dan Bendaharanya Tersandung Kasus Korupsi

KONI Tangsel menjadi sorotan publik pasca penetapan ketua dan bendaharanya sebagai tersangka kasus korupsi dana hibah tahun 2019.

Warta Kota
H Qodir selaku wakil ketua KONI Tangsel 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - KONI Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi sorotan publik pasca penetapan ketua dan bendaharanya sebagai tersangka kasus korupsi dana hibah tahun 2019.

Dua posisi penting bermasalah, membuat banyak cabang olahraga (cabor) menjadi was-was.

Terutama, menyangkut perhatian KONI terhadap persiapan atlet menuju Porprov Banten 2022.

Oleh karena itu, perhatian KONI sangat dibutuhkan.

Namun, cabor dan atlet Tangsel tak perlu risau, karena organisasi KONI akan terus berjalan.

Demikian dikatakan Wakil Ketua KONI Tangsel, H Qodir.

"Kami sudah rapat dengan KONI Banten. Arahan ketua KONI Provinsi Banten (Rumiah Kartoredjo), agar kami tetap mengikuti ADRT KONI dan tetap menjalankan roda organisasi, menjalankan pembinaan karena KONI ini bukan milik dua orang," kata Qodr kepada Warta Kota.

Baca juga: Gara-gara Kasus Korupsi Dana Hibah KONI Tangsel 2019, Pencairan Dana Hibah 2021 Menjadi Tertunda

Baca juga: KONI Tangsel Terjerat Korupsi, Panjat Tebing Targetkan Raih Lima Medali Emas di Porprov Banten 2022

Qodir berujar bahw aktivitas cabang olahraga akan terus berjalan dan pihaknya akan segera menunjuk pelaksana tugas atau disingkat plt, sesuai dengan ADRT pasal 29.

Rencananya, Sabtu mendatang para pengurus akan kembali mengadakan rapat guna mengusulkan nama plt ketua KONI Tangsel.

"In Shaa Allah, semua bisa berjalan sesuai harapan. Memang plt ada keterbatasan kebijakan. Namun, tidak membatasi aktivitas dan keberlangsungan pembinaan atlet. Plt juga bukan untuk merubah struktur, namun bagaimana organisasi ini tetap berjalan," ujar Qodir.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved