Pariwisata

Kemenhub Dukung Konektivitas Wisata Melalui Ketersediaan Angkutan KSPN

Dirjen Perhubungan Darat di lima Destinasi Wisata Super Prioritas ini dalam bentuk pengembangan prasarana dan sarana angkutan

Wartakotalive/Mochammad Dipa
Direktur Angkutan Jalan, Direktorat Perhubungan Angkatan Darat, Ahmad Yani memberikan paparan terkait layanan angkutan KSPN dalam webinar bertajuk “Strategi Meningkatkan Angkutan KSPN dan Angkutan Pariwisata Dalam Mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional”, Kamis (24/6). 

“Mau tidak mau dan suka tidak suka kami layani, karena kami ingin bangkitkan wisata agar masyarakat tahu. Jika semakin besar demandnya dan pandemi Covid-19 berlalu, tentu frekuensinya akan kami tingkatkan,” ungkapnya.

Upaya pemaksimalan infrastruktur pariwisata di sektor transportasi telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 88 Tahun 2020.

Dalam peraturan tersebut, Kemenhub akan memberikan pelayanan angkutan antar moda untuk memenuhi kebutuhan angkutan umum yang selamat, aman, nyaman, dan terjangkau, khususnya di KSPN.

Baca juga: Ciptakan Lapangan Kerja, Sandi Jadikan Adian Nalambok Sebagai Destinasi Travel Pattern Danau Toba

Berdampak baik bagi lingkungan

Dirjen Hubdar Kementerian Budi Setyadi, dalam webinar bertajuk “Strategi Meningkatkan Angkutan KSPN dan Angkutan Pariwisata Dalam Mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional”, Kamis (24/6).
Dirjen Hubdar Kementerian Budi Setyadi, dalam webinar bertajuk “Strategi Meningkatkan Angkutan KSPN dan Angkutan Pariwisata Dalam Mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional”, Kamis (24/6). (Wartakotalive/Mochammad Dipa)

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setyadi dalam kesempatan yang sama, mengungkapkan bahwa langkah pelayanan antar moda yang diatur dalam Permenhub tersebut sekaligus mendorong keberlanjutan atau sustainability di tengah kawasan pariwisata sehingga berdampak baik, terutama bagi lingkungan karena bisa mengurangi polusi lewat pengurangan pemakaian kendaraan bermotor pribadi.

“Tujuannya agar masyarakat lokal maupun wisatawan dapat mempermudah akses yang lebih nyaman, aman, bersih, dan tentunya bisa mengurangi gas emisi yang berdampak baik untuk lingkungan,” ungkapnya.

Budi menambahkan, bahwa pariwisata yang dibekali angkutan umum juga akan membantu perubahan pola budaya dan pola berpikir.

Utamanya dalam mendorong masyarakat di Indonesia beralih menuju penggunaan kendaraan umum.

“Dengan begitu bisa tercipta kondisi pariwisata yang berkelanjutan dari sisi transportasi,” ujar Budi. (dip)

 
 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved