Breaking News:

Berita Jakarta

Dinkes DKI Instruksikan Seluruh Rumah Sakit di Jakarta Bangun Tenda Darurat Tampung Pasien Covid-19

“Kepada para Direktur dan Kepala Rumah Sakit untuk mendirikan tenda darurat berkapasitas besar pada ruang terbuka di lingkungan rumah

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dedy
Dok BNPB
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengeluarkan surat keputusan karena terjadinya peningkatan kasus yang perlu ditindaklanjuti dengan pengembangan kapasitas tempat tidur perawatan pasien Covid-19 secara cepat di seluruh Rumah Sakit wilayah DKI Jaakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR --- Tidak hanya Pemerintah Kota Bekasi, tapi Pemprov DKI Jakarta juga mendirikan tenda darurat untuk menampung pasien Covid-19 di Ibu Kota.

Kebijakan itu berdasarkan surat Keputusan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti yang ditetapkan pada 21 Juni 2021.

Surat bernomor 6745/-1.773 tentang penambahan kapasitas tempat tidur perawatan pasien Covid-19, itu ditujukan kepada Direktur atau Kepala Rumah Sakit se-DKI Jakarta.

Kebijakan tersebut dikeluarkan karena terjadinya peningkatan kasus yang perlu ditindaklanjuti dengan pengembangan kapasitas tempat tidur perawatan pasien Covid-19 secara cepat di seluruh Rumah Sakit wilayah DKI Jakarta.

“Kepada para Direktur dan Kepala Rumah Sakit untuk mendirikan tenda darurat berkapasitas besar pada ruang terbuka di lingkungan rumah sakit seperti halaman, tempat parkir, sarana olahraga dan lain-lain,” kata Widyastuti yang dikutip dari surat tersebut pada Jumat (25/6/2021).

Melalui surat itu, Widyastuti menjelaskan tempat-tempat di rumah sakit itu nantinya akan dijadikan sebagai perluasan ruang perawatan pasien Covid-19 atau IGD Covid-19.

Selain itu, para Direktur maupun Rumah Sakit juga diminta mengidentifikasi dan memanfaatkan keberadaan ruang berkapasitas besar seperti auditorium, aula, ruang pertemuan, ruang serba guna dan lain-lain.

Pemanfaatannya juga sama untuk diubah menjadi ruang perawatan pasien Covid-19 dan alur pelayanan pasien Covid-19 sesuai kaidah pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI).

“Direktur dan Kepala Rumah Sakit menetapkan area perawatan tambahan tersebut sebagai area perawatan pasien Covid-19,” ujarnya.

Untuk mempercepat proses penyediaan fasilitas itu, para pemimpin rumah sakit diminta menyampaikan kebutuhan bantuan tenda, velbed, obat-obatan, perbekalan kesehatan dan alat-alat kesehatan lainnya kepada Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved