Breaking News:

Cuaca Jakarta

BMKG Ungkap Pemicu Terjadinya Anomali Cuaca di Ibu Kota Akhir-akhir Ini

Cuaca tak biasa seperti mendung, terkadang cenderung gelap, hujan sporadis, gerimis dan hawa dingin muncul di bulan Juni ini.

Kompas.com
Menurut BMKG, wilayah Jakarta dan sekitarnya masih dilanda hujan dan hawa dingin di musim kemarau karena ada gangguan atmosfer 'Indian Ocean dipole mode' yang masih negatif serta diperkirakan terjadi hingga akhir Juni 2021. Ilustrasi cuaca mendung di Jakarta. 

Curah hujan yang lebih tinggi pada periode basah pantai timur Afrika hampir selalu bertepatan dengan fase positif fenomena IOD ini.

Hal tersebut disebabkan oleh menghangatnya suhu air permukaan laut di wilayah barat Samudra Hindia, sehingga memicu tingginya evaporasi yang kemudian menyebabkan tingginya curah hujan di wilayah pantai timur Afrika seperti Tanzania, Etiopia, Somalia, Kenya, Uganda, dsb.

Fase positif IOD ini pun sangat erat kaitannya dengan bencana hidrometeorologi di wilayah pantai timur afrika seperti banjir bandang, tanah longsor, dll.

Saat fase IOD positif yang ekstrem berlangsung di akhir tahun 2019, rata-rata curah hujan di wilayah pantai timur Afrika meningkat hampir 300 persen.

Sebagai akibat dari perubahan iklim, diperkirakan bahwa fase positif IOD akan lebih sering terjadi di waktu yang akan datang, sehingga menyebabkan peningkatan curah hujan yang luar biasa di wilayah pantai timur Afrika. (*/Antaranews/Wikipedia)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved