Breaking News:

Kriminalitas

Bejatnya HE, Setubuhi Putri Kandungnya Sendiri Setelah Ditinggal Cerai Istri

Bejatnya HE, Setubuhi Putri Kandungnya Sendiri Setelah Ditinggal Cerai Istri. Berikut kronologisnya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Azis Andriansyah di Mapolres Metro Jakarta Selatan pada Jumat (25/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - HE (43) warga asal Riau ditangkap polisi setelah terbukti menyetubuhi putri kandungnya sendiri yang masih berusia sembilan tahun. 

Perilaku bejatnya itu diketahui timbul lantaran pelaku tak bisa melampiaskan nafsu birahinya pasca ditinggal cerai istri.

"Pelaku sudah cerai lama dengan istrinya. Kami dalami apakah ada ancaman ataukah iming-iming," ujar Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Azis Andriansyah di Mapolres Metro Jakarta Selatan pada Jumat (25/6/2021).

Menurutnya, terlepas dari ada tidaknya iming-iming ataupun ancaman, anak di bawah umur itu kondisinya rentan terhadap tekanan secara psikologis. 

Alhasil, korban pun mengalami trauma pasca disetubuhi pelaku yang merupakan ayah kandung korban.

"Dari hasil penyelidikan, itu terjadi dari kegiatan sehari-hari, korban tidur seranjang dengan ayahnya, dimandikan ayahnya, dan diminta memijit, sehingga timbul birahi dari pelaku," tuturnya.

Baca juga: Viral Pasien Covid-19 Dievakuasi Pakai Mobil Bak, Dirut RSUD Bekasi : Kondisinya Kritis

Pelaku sendiri, tambahnya, melakukan perbuatan bejatnya tersebut sejak tahun 2017 silam hingga Juni 2021.

Korban selama ini tinggal bersama ayah kandungnya di Riau. 

Selama tinggal di Riau hingga pindah ke kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada tahun 2021, perbuatan terkutuk itu terhadap anaknya.

"Awal cerita kami dapat laporan dari warga sekitar rumahnya pada 5 Juni 2021 tentang dugaan kasus pelecehan seksual pada anak," ujar Azis.

Baca juga: Pemprov DKI Siapkan Anggaran Belanja Tidak Terduga Sebesar Rp 1,9 Triliun untuk Penanganan Covid-19

Setelah dilakukan penyelidikan, lanjutnya, informasi tersebut ternyata benar. 

Pelaku persetubuhan anak di bawah umur itu diketahui ayah kandung korban sendiri.

"Korban berusia sembilan tahun, pelaku saat ini sudah dilakukan penahanan di Polres Jakarta Selatan," tuturnya.

Akibat perbuatannya itu, tambahnya, pelaku dijerat Pasal 76 D Jo 81 Undang-undang (UU) RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved