Breaking News:

Sport

Akibat Sarana Olahraga Minim, Kadispora Tangsel Wiwi Martawijaya Belum Siap Gelar Event Nasional

Tangsel belum siap mengadakan pergelaran olahraga tingkat nasional, karena keterbatasan fasilitas olahraga.

Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota
Kadispora Tangerang Selatan, Wiwi Martawijaya 

Ditahannya ketua dan bendahara KONI Tangerang Selatan (Tangsel) atas kasus korupsi dana hibah 2019 beberapa waktu lalu memberikan dampak pada proses anggaran pembinaan atlet dan pelatih di Tangsel.

Dana hibah periode 2021 ditunda pencairannya akibat ketua terjerat korupsi. 

Padahal, penggunaan dana hibah ditujukan untuk pembinaan atlet dan pelatih untuk tahun ini.

"Sebelum ada kasus korupsi ini, proses pengajuan anggaran dana hibah 2021 telah berlangsung kepada pemerintah kota, dalam hal ini melalui Kadispora," kata Qodir.

"Namanya proses, pasti ada koreksi dari berbagai hal. Ketika proses itu masih berjalan, tiba-tiba ada penetapan di kasus ini. Pemerintah pun tak mau berisiko, karena ini uang hibah dan harus ada penanggung jawabnya," ujar Qodir.

Baca juga: KONI Tangsel Tetap Beroperasi meski Petingginya Diduga Terlibat Korupsi Dana Hibah

Baca juga: KONI Tangsel Terjerat Korupsi, Panjat Tebing Targetkan Raih Lima Medali Emas di Porprov Banten 2022

Baca juga: Kadispora Kota Tangsel Ancam Pukul Wartawan Gara-gara Kesal Kerap Jadi Saksi Kasus Korupsi KONI

Ditetapkannya ketua sebagai tersangka bersama bendahara, membuat pencairan dana hibah baru bisa dilakukan jika telah ada penanggung jawabnya.

Hal inilah yang membuat KONI Tangsel mengadakan rapat dengan KONI Provinsi Banten guna menetapkan pelaksana tugas nantinya.

"Meski plt tidak bisa mengubah struktur namun ia yang menjalankan roda organisasi ini, termasuk bertanggung jawab dengan apa yang diamanahkan pemerintah kota dalam hal ini hibah," terang Qodir.

Menurut Qodir, pembinaan atlet Tangsel wajib diperhatikan lewat penganggaran dana hibah ini, dimana dana hibah adalah bentuk perhatian pemerintah kota akan atletnya.

"Kami 370-an atlet, 94 pelatih, dan 54 asisten pelatih. Tetapi anggaran dana hibah 2021 ini akan tetap ada tahun ini, jadi atlet dan pelatih tidak perlu khawatir," tutur Qodir.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved