PPKM Mikro

Seorang Pegawai Kantor Wali Kota Jakarta Barat Meninggal Dunia Usai Terpapar Virus Corona

Sebanyak 27 pegawai Kantor Wali Kota Jakarta Barat terpapar Covid-19, seorang di antaranya meninggal dunia.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Hertanto Soebijoto
Kominfotik Jakarta Barat
Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto mengatakan, selama sepekan terakhir gedung Kantor Wali Kota Jakarta Barat rutin disemprot cairan disinfektan. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEMBANGAN -- Sudah 27 pegawai Kantor Wali Kota Jakarta Barat terpapar Covid-19. Satu pegawai meninggal karena ikut terpapar.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto saat dihubungi Kamis (24/6/2021) pagi.

Uus mengatakan, selama sepekan terakhir, gedung Kantor Wali Kota Jakarta Barat rutin disemprot cairan disinfektan.

Sebab, sampai Kamis pagi ini, terhitung sudah 27 pegawai baik ASN ataupun PJLP yang terpapar Covid-19.

Bahkan satu di antaranya yang bekerja di bagian Inspektorat Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat meninggal dunia karena terpapar virus corona.

"Meninggal baru malam Rabu (22/6/2021) lalu. Maka dari itu kantornya sementara ditutup untuk disemprot cairan disinfektan," ujar Uus.

Baca juga: 55 Warga Terpapar Covid-19, 2 RT di Kelapa Dua Wetan Terapkan Lockdown Lokal

Baca juga: Steven Coconuttreez Meninggal Dunia, Sahabat: Dia Menderita Sakit dan Kemudian Terpapar Covid-19

Uus mengatakan, saat ini terhitung ada 27 pegawai yang tersebar di kompleks A dan B terpapar Covid-19.

Di antaranya enam pegawai di Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat dan enam pegawai di Inspektorat Jakarta Barat.

Untuk kantor SKPD yang terdapat kasus Covid-19 wajib ditutup sementara selama tiga hari untuk sterilisasi.

Sementara kantor yang nol kasus Covid-19 diizinkan buka dengan syarat 25 persen work form office (WFO).

"Kami tetap buka untuk kantor SKPD yang bebas dari Covid-19. Karena bagaimana pun juga layanan masyarakat harus tetap berjalan," jelas Uus.

Baca juga: Ruang Isolasi di Kota Depok Waiting List, Pasien Usia 40-49 Tahun Paling Banyak Terpapar Covid-19

Selain itu, selama dua hari kedepan, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) juga sementara ditutup.

Sebab ada pegawai PTSP Jakarta Barat yang dipastikan terkonfirmasi Covid-19.

Sehingga kata Uus, layanan untuk PTSP Jakarta Barat selama dua hari ini melalui sistem online.

Sedangkan untuk berkas-berkas yang harus diverifikasi baru akan dapat dilakukan setelah kantor PTSP selesai sterilisasi.

Baca juga: Dalam 3 Hari 25 Warga Pondok Mitra Lestari Terpapar Covid-19 Pengurus RW Khawatir Muncul Varian Baru

Rencananya kata Uus, disinfektan besar-besaran di Gedung Kantor Wali Kota Jakarta Barat akan dilakukan 26 dan 27 Juli 2021 mendatang.

Sebab saat itu hari libur sehingga petugas dapat optimal dalam membersihkan seluruh bagian gedung. (m24)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved