Breaking News:

Berita Video

VIDEO Swab Antigen Acak di Stasiun Cikarang, Dua Penumpang Reaktif Covid-19

"Sejak Senin kami sudah melakukan tes swab antigen secara acak di enam stasiun, dan puncak tertinggi itu hari Senin

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Ahmad Sabran

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI---- PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memberlakukan tes swab antigen secara acak di stasiun Cikarang, di Jalan Yos Sudarso, Karangasih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (23/6/2021).

Swab acak telah digelar sejak Senin (21/6/2021) lalu, sebagai upaya pendeteksian dini agar dapat menekan angka Covid-19. Pelaksanaan tes swab antigen tersebut rencananya akan dilaksanakan selama satu pekan kedepan atau hingga Minggu (27/6/2021).

VP Corporate Secretary KAI Commuter Indonesia Anne Purba mengatakan, mengatakan Stasiun Cikarang, tes swab antigen secara acak dilaksanakan di lima stasiun terpadat lainnya.

Stasiun Bogor, Bekasi, Tangerang, Manggarai, dan Tanah Abang dengan target sebanyak150 hingga 200 penumpang diambil sample tes swab antigen.

"Sejak Senin kami sudah melakukan tes swab antigen secara acak di enam stasiun, dan puncak tertinggi itu hari Senin kami bisa mengambil sample hingga 210, dan dihari berikutnya 160 sample, itu karena memang volumenya semakin menurun" kata Anne, saat meninjau pelaksanaan tes swab antigen di stasiun Cikarang, Rabu (23/6/2021).

Selama pelaksanaan tes swab antigen tersebut, Anne mengungkapkan sudah ada dua penumpang di Stasiun Cikarang yang hasilnya dinyatakan reaktif.

Sementara untuk keseluruhan di enam stasiun tes swab antigen hari tercatat sudah 5 orang yang dinyatakan reaktif.

"Untuk total sejak swab antigen senin itu dari enam stasiun ada 12 penumpang reaktif Covid-19. Dari sample yang dinyatakan reaktif, kami kerjasama dengan Satgas covid 19 setempat untuk kami serahkan dan dilakukan tes lanjutan berupa PCR serta penanganannya," ungkap Anne.

Selain melakukan tes swab antigen, PT KCI juga memberlakukan aturan khusus bagi para calon penumpang KRL di stasiun Cikarang, diantaranya para penumpang yang membawa balita belum diijinkan untuk menggunakan moda angkutan KRL, dan untuk penumpang lansia hanya diperbolehkan melakukan perjalanan menggunakan KRL diluar jam sibuk.

"Kami juga perketat protokol kesehatannya di sini. Saat ini tercatat masyarakat pengguna jasa transportasi KRL di Stasiun Cikarang pada jam-jam sibuk itu mencapai 6000 sampai 8000 orang" pungkasnya. (MAZ)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved