Breaking News:

Terima Pesanan hingga 20 Buah per Hari, Perajin Peti Jenazah Covid-19 Pun Kini Mulai Kewalahan

Meningkatnya pemesanan peti mati tersebut seiring lonjakan angka kematian akibat Covid-19 di DKI Jakarta belakangan ini.

Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Tampak petugas tengah menyiapkan sebuah peti jenazah ke dalam mobil, Rabu (1/4/2020). Meningkatnya pemesanan peti mati tersebut seiring lonjakan angka kematian akibat Covid-19 di DKI Jakarta belakangan ini. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Perajin peti mati kini juga kewalahan menghadapi pesanan di tengah melonjaknya kasus covid-19.

Di mana jumlah kematian akibat covid-19 juga semakin butuh banyak peti mati yang digunakan.

Seperti yang dialami oleh Herman, seorang perajin peti mati di Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Herman mengaku setelah libur Idul Fitri 2021, dirinya kebanjiran pesanan peti jenazah.

Bahkan, pesanan peti mati itu mencapai 15-20 buah dalam sehari.

Meningkatnya pemesanan peti mati tersebut seiring lonjakan angka kematian akibat Covid-19 di DKI Jakarta belakangan ini.

Baca juga: DUH! Selain Sembako Kena Pajak, Dalam Draf RUU KUP, Sekolah Pun Bakal Dikenakan PPN

Baca juga: Penasaran dengan Suara Berdenyit di Kamar, Suami di NTT Pergoki Istri Telanjang dengan Pria Lain

Baca juga: Ternyata di Arab Saudi, Habib Rizieq Bertemu Tito Karnavian, Budi Gunawan dan Dihubungi Wiranto

Dengan banyaknya pesanan, Herman dan pekerjanya harus bekerja keras menyelesaikan pesanan yang jumlahnya cukup banyak.

Herman mengaku permintaan peti mati tersebut datang dari berbagai RS rujukan Covid-19 meningkat.

"Dalam satu hari bisa 15-20 pesanan, biasanya padahal kisaran kurang dari 10 per hari. Malah waktu itu pernah sampai 40 per hari," kata Herman di Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (23/6/2021).

Banyaknya pesanan peti mati dari RS rujukan Covid-19 membuat Herman dan para pegawainya harus ekstra bekerja dari pagi hingga malam untuk memenuhi permintaan yang masuk.

Beda dengan peti mati umum, peti untuk jenazah pasien Covid-19 dilapisi plastik, aluminum foil, dan pada bagian penutup peti dilapisi lem perekat untuk mencegah masuknya udara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved