Breaking News:

Virus Corona

RSU Kota Tangerang Kewalahan Tangani Penambahan 100 Persen Pasien Covid-19

RSU Kota Tangerang kewalahan dalam menghadapi lonjakan kasus Covid-19 karena tidak diiringi penambahan tenaga medis.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Intan Ungaling Dian
Warta Kota/Andika Panduwinata
Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang mengalami lonjakan pasien Covid-19 hingga 100 persen. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Penyebaran kasus Covid-19 di Kota Tangerang kian mengganas.

Bahkan pasien Covid-19 yang mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang bertambah 100 persen.

Kepala Humas RSU Kota Tangerang dr Tintin menjelaskan, pihaknya telah menambah kapasitas tempat tidur bagi pasien dalam mengantisipasi penambahan pasien Covid-19.

"Awalnya ada 104 kini ditambah menjadi 224 tempat tidur. Terjadi lonjakan kasus dan kapasitasnya sudah penuh," ujar Tintin saat dijumpai di RSU Kota Tangerang, Rabu (23/6/2021).

Baca juga: Arief R Wismansyah Minta Sektor Perkantoran di Kota Tangerang Optimalkan WFH

Baca juga: Pemkot Tangerang Bangun Dapur Umum di RW Zona Merah untuk Bantu Kebutuhan Pangan

Tintin menambahkan, rumah sakit kewalahan dalam menghadapi lonjakan kasus tersebut karena tidak diiringi penambahan tenaga medis.

"Pasien tambah banyak, tapi jumlah tenaga medis kami tetap saja tak bertambah. Tapi memang ini merupakan dari pekerjaan kami," ucap Tintin.

Oleh karena itu, diberlakukan penambahan kerja dan diatur jadwal piket di RSU Kota Tangerang, serta membuka lowongan kerja.

"Kami menerima jika ada yang ingin mendaftar baik itu menjadi tenaga medis mau pun sukarelawan," katanya.

Baca juga: Setiap Hari 30 Pasien Covid-19 Antre untuk Jadi Penghuni RLC Kota Tangerang Selatan

Baca juga: 23 Kelurahan di Kota Tangerang Masuk Zona Merah Covid-19, Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

Ditambah lagi jika ada tenaga medis yang terpapar Covid-19, pihak rumah sakit semakin kerepotan.

Dia berharap, masyarakat patuh menerapkan protokol kesehatan (prokes) agar tidak terinfeksi virus corona.

"Jangan abai prokes, harus pakai masker begitu juga dengan yang sudah divaksin. Karena memang terjadi lonjakan kasus yang sangat signifikan," tutur Tintin. 
 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved