Virus Corona

Akurasi Rendah, YLKI Minta Penggunaan GeNose untuk Deteksi Covid-19 Disetop

Menurutnya, GeNose memiliki tingkat akurasi yang rendahn sehingga berpotensi menimbulkan false negatif.

Editor: Yaspen Martinus
Warta Kota/Desy Selviany
Kru Bus jalani tes GeNose sebelum antarkan penumpang ke Bali dari Terminal Kalideres, Kamis (6/5/2021). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi meminta penggunaan GeNose (alat screening Covid-19) disudahi.

Menurutnya, GeNose memiliki tingkat akurasi yang rendah, sehingga berpotensi menimbulkan false negatif.

"GeNose untuk syarat perjalanan atau syarat lainnya, sebaiknya disetop saja."

Baca juga: Dua Pekan Sejak Hukuman Pinangki Dipangkas Jadi 4 Tahun di Tingkat Banding, Jaksa Belum Bersikap

"Banyak kasus akurasinya mengindikasikan rendah."

"Dikhawatirkan menghasilkan negatif palsu," kata Tulus dikonfirmasi Tribunnews, Selasa (22/6/2021).

YLKI menilai faktor harga semestinya bukan menjadi pertimbangan utama alat buatan para ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) itu, digunakan menggantikan alat lainnya yang secara akurasi lebih teruji.

Baca juga: Pernah Dapat SMS Tawaran Pinjaman Uang? Segera Hapus! Itu Ciri Pinjol Ilegal

"Untuk apa harga murah jika mengancam keamanan dan keselamatan diri dan orang lain?"

"Sebaiknya pilihan antigen (minimal) demi keamanan dan keselamatan bersama," tutur Tulus.

Layanan tes skrining Covid-19 menggunakan GeNose C19 mulanya digunakan hanya untuk pengguna transportasi kereta api.

Baca juga: Wali Kota Bekasi Mau Gelar Vaksinasi Covid-19 Massal Terbesar di Indonesia, 25 Ribu Orang Sehari

Namun kekinian, para penumpang pesawat juga sudah mulai menggunakan GeNose sebagai sebagai syarat perjalanan.

Tulus menambahkan, tingkat akurasi yang baik ini membuat wabah Covid-19 akan lebih bisa dikendalikan.

Luhut Minta Bahannya Diganti dengan yang Bisa Didaur Ulang

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mencoba GeNose, alat deteksi Covid-19 buatan anak bangsa, di Stasiun KA Pasar Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (23/1/2021).

Hasilnya, Menko Luhut dinyatakan negatif Covid-19.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved