Virus Corona Jabodetabek

Zona Merah, Malam Hari Polsek Tajur Halang Kabupaten Bogor Lakukan Operasi Yustisi Tak Pakai Masker

Kapolsek Tajur Halang, Iptu Dwi Yulianto, mengatakan, kegiatan malam hari ini menyasar warga atau pengendara yang tidak mengindahkan prokes.

Penulis: Yudistira Wanne | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Yudistira Wanne
Zona merah, malam hari Polsek Tajur Halang Kabupaten Bogor lakukan Operasi Yustisi tak pakai masker. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOJONGGEDE - Zona merah, malam hari Polsek Tajur Halang, Kabupaten Bogor lakukan operasi yustisi tak pakai masker.

Tingginya angka paparan Covid-19 di wilayah Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, membuat jajaran Polsek Tajurhalang melakukan upaya dalam memutus rantai penyebaran virus yang menjadi momok bagi masyarakat.

Dalam upaya memutus rantai penyebaran virus corona, jajaran Polsek Tajur Halang, melakukan operasi yustisi pada malam hari, Selasa (22/6/2021).

Kapolsek Tajur Halang, Iptu Dwi Yulianto, mengatakan, kegiatan malam hari ini menyasar kepada warga atau pengendara yang tidak mengindahkan protokol kesehatan.

"Ini upaya kami untuk memutus penyebaran Covid-19, di mana wilayah Tajurhalang termasuk dalam kategori zona merah," ujarnya.

Baca juga: Saat Terakhir Iman Ali Bocah Kampung Pendeuy Bogor Hanyut di Sungai Ciliwung, Ini Ungkapan Sang Ayah

Dwi Yulianto menyatakan bahwa dalam operasi yustisi yang dilakulan siang tadi, pihaknya menindak puluhan warga yang masih abai terhadap pentingnya penerapan protokol kesehatan

"Penindakan terhadap warga tidak memakai masker 50 orang, kemudian penindakan terhadap warga yang tidak jaga jarak itu ada 20 orang," jelasnya.

"Kami tadi fokus pada titik jalur aktif yang kerap dilalui warga tepatnya di sepanjang jalan raya Tonjong, Desa Tonjong," sambungnya.

Baca juga: Kota Bogor Berstatus Oranye, Pemkot Bogor Ajukan ke Kemenkes Tambahan 50.000 Vial Vaksin Covid-19

Kendati demikian, Dwi memaparkan bahwa operasi yustisi yang dilakukan bersifat persuasif dengan cara memberikan pemahaman.

"Kita ingatkan secara persuasif dan humanis, lalu kita lakukan pembagian masker sebanyak 75 pcs," paparnya.

Dwi meminta agar warga sama-sama saling mengingatkan tentang pentingnya penerapan protokol kesehatan.

"Tetap laksanakan 5M, mari kita mulai dari diri masing-masing untuk menerapkan prokes tersebut," tandasnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved