Breaking News:

Pembelajaran Tatap Muka

Positivity Rate Naik Tajam, KPAI Minta Hentikan Ujicoba PTM dan Tunda Buka Sekolah Juli 2021

Angka kematian anak akibat Covid-19 di Indonesia sudah tertinggi di dunia, padahal sekolah tatap muka belum mulai di buka secara serentak

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Feryanto Hadi
Wartakotalive.com/Muhammad Azzam
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI--  Situasi pandemi Covid-19 di Indonesia belum juga mereda. Tambahan kasus baru justru terus terjadi, bahkan menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa hari terakhir. 

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti mengatakan melonjaknya kasus Covid-19 di Indonesia pasca libur lebaran diduga akibat varian Delta mutasi India, yang membuat kasus penularan terjadi begitu cepat. 

"Anak-anak yang terinfeksi covid juga sangat tinggi, sudah mencapai 12,5 persen. Ketiadaan ruang ICU bagi pasien covid usia anak mengakibatkan banyak anak meninggal akibat covid, sehingga angka kematian anak akibat covid-19 di Indonesia sudah tertinggi di dunia," kata Retno kepada Warta Kota, Senin (21/6/2021).

Baca juga: Kemenkeu Umumkan APBN Mei 2021 Defisit Rp 219,3 Triliun, Buat Bayar Utang Rp 330,1 triliun

Baca juga: Tren Penularan Covid-19 Melejit, Pemkab Bogor Tambah 30 Persen Kapasitas Tempat Tidur Rumah Sakit

Satgas Covid-19 mencatat kasus konfirmasi positif secara nasional bertambah 13.737 pada Minggu (20/6/2021). Total kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 1.989.909 kasus. Dari angka tersebut, 12,5 persen yang terinfeksi Covid-19 adalah usia anak. 

"Adapun angka kematian anak akibat Covid-19 di Indonesia sudah tertinggi di dunia, padahal sekolah tatap muka belum mulai di buka secara serentak," katanya.

Angka keterisian tempat tidur atau BOR di rumah sakit juga kritis. BOR di sejumlah provinsi Pulau Jawa berada di atas ambang batas WHO sebesar 60 persen. 

Baca juga: Penyebaran Covid-19 di Jakarta Semakin Tinggi. Achmad Yani: Penundaan PTM Sangat Tepat

Baca juga: Anies Didesak Tunda Pelaksanaan PTM saat Ajaran Baru Akibat Ledakan Covid-19

"Seperti Jakarta telah mencapai 84 persen, Jawa Barat 81 persen, Banten 79 persen, Jawa Tengah 79 persen, dan Yogyakarta 74 persen. Sementara di Wisma Atlet, sisa tempat tidur untuk pasien Covid-19 sebanyak 1.352 unit dari total 7.394," paparnya.

Retno mengatakan ada sepuluh (10) provinsi di Indonesia dengan prevalensi tertinggi, per 20 Juni 2021.

Yaitu DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, D.I Yogjakarta, Bangka Belitung, Bali, Kepulauan Riau, Papua Barat, Riau, dan Sumatera Barat. 

"DKI Jakarta mencatat jumlah tertinggi sebanyak 5.582 kasus," katanya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved