Breaking News:

Porprov Banten 2022

KONI Tangsel Terjerat Korupsi, Panjat Tebing Targetkan Raih Lima Medali Emas di Porprov Banten 2022

Panjat tebing Tangerang Selatan tetap memasang target tinggi di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2022, meski KONI Tangsel sedang bermasalah.

Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota
Atlet Panjat Tebing Kota Tangerang Selatan tengah berlatih di Community Center, Pamulang, Tangerang Selatan. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Panjat tebing Tangerang Selatan (Tangsel) tetap memasang target tinggi di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Banten 2022 mendatang, meskipun KONI Tangsel sedang dirundung masalah.

Kasus korupsi dana hibah yang menjerat bendahara dan ketua KONI Tangsel beberapa waktu lalu diharapkan tidak menjadi bumerang bagi prestasi atlet nantinya.

Hal ini disampaikan oleh Sulaiman selaku pelatih panjat tebing (FPTI) Tangsel kepada Warta Kota di Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (22/6/2021).

"Target kami bisa meraih lima medali emas. Kami optimistis untuk meraih hasil tersebut," kata Sulaiman.

"Harus diakui bahwa kasus KONI akan mengganggu persiapan kami, terutama yang menyangkut perhatian KONI. Saat ini belum juga ada tanda-tanda siapa yang akan menjalankan roda organisasi di KONI yang menjembatani kebutuhan kami," ujar Sulaiman.

Baca juga: Kadispora Kota Tangsel Ancam Pukul Wartawan Gara-gara Kesal Kerap Jadi Saksi Kasus Korupsi KONI

Baca juga: DPRD Kabupaten Bekasi Dukung KONI dan NPCI dari Segi Anggaran, Asalkan Target Jelas Jadi Juara Umum

Baca juga: Wakil Ketum KONI Pusat Suwarno: Awalnya Ada 59 Kemudian Ada Dinamika dan Berubah Menjadi 37 Cabor

Hanya saja, dirinya enggan menjadikan kasus korupsi KONI jadi alasan kemunduran olahraga, khususnya prestasi panjat tebing Tangerang Selatan.

Justru, pihaknya memotivasi para atlet untuk lebih maksimal demi mengeluarkan Tangsel dari bayang-bayang Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang di kompetisi panjat tebing.

"Kami tak mau ketinggalan jauh dari kota dan kabupaten ini. Atlet juga punya waktu latihan setahun, jadi bisa mempersiapkan diri. Paling yang dibingungkan saat ini adalah solusi berlatih jika sampai fasilitas panjat tebing ditutup, demi menghindari penyebaran Covid-19. Inilah peran KONI yang kami tunggu. Semoga kasus mereka lekas selesai," tutur Sulaiman.

Pasrah

KONI Tangerang sedang tidak baik-baik saja. 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved