Breaking News:

Virus Corona

Anies Baswedan Tambah 34 Rumah Sakit untuk Tangani Covid-19 Akibat Ledakan Kasus

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menambah jumlah rumah sakit yang menangani pasien Covid-19 atau virus corona.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Intan Ungaling Dian
Wartakotalive/Miftachul Jannah
Warga menjalani tes swab antigen di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (18/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menambah rumah sakit (RS) yang menangani pasien Covid-19.

Anies Baswedan menambah 34 rumah sakit dari 106 rumah sakit menjadi 140 rumah sakit.

Penambahan fasilitas rumah sakit itu dipicu ledakan kasus harian Covid-19 yang masih bertengger hingga 4.000-5.000 orang sejak beberapa hari terakhir.

“Dengan penambahan kasus di Jakarta, kami menambah RS menjadi 140 RS untuk penanganan Covid-19, yang di awal bulan Juni kemarin 106 RS,” ujar Anies di DPRD DKI Jakarta, Selasa (22/6/2021).

“Per 17 Juni meningkat jadi 140 RS dengan 8.524 tempat tidur isolasi dan 1.186 tempat tidur ICU,” kata  Anies Baswedan.

Baca juga: Ditambah Jadi 140 Unit, 13 Rumah Sakit di Jakarta 100 Persen Dikhususkan Tangani Pasien Covid-19

Baca juga: Kepala Desa di Kabupaten Bekasi Diminta Bersinergi Dalam Menangani Lonjakan Kasus Covid-19

Menurutnya, penambahan fasilitas ini juga melibatkan pemangku kepentingan lain seperti pemerintah pusat, lembaga vertikal, pihak swasta, BUMN dan sebagainya.

Pemprov DKI Jakarta juga memaksimalkan fasilitas kesehatan yang dimiliki yaitu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Dari 32 RSUD yang tersebar di Jakarta, Anies Baswedan memerintahkan agar 13 RSUD khusus untuk menangani Covid-19.

Sedangkan 19 RUSD sisanya menampung pasien Covid-19 hingga kapasitas 60 persen, dan 40 persen lagi menerima pasien dengan keluhan lain.

"Ini mengirimkan pesan kepada kita semua bahwa kita menambah tempat tidur dan menambahkan RS tapi lonjakannya terlalu cepat,” katanya.

“Kalau minggu lalu tidak ditingkatkan kapasitasnya sudah tembus (keterisiannya) 100 persen. Jadi, sekarang masih ada ruang untuk penambahan RS,” kata Anies Baswedan.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Epidemiolog UI: Indonesia Sudah Lama dalam Kondisi Herd Stupidity

Baca juga: 1 ASN Jakarta Pusat Sudin Perumahan Meninggal Akibat Covid-19, Langsung Locdown untuk Sterilisasi

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved