Breaking News:

Virus Corona

Zona Merah dan Oranye, 84 Wilayah Pemukiman di Jakarta Barat Terapkan Lockdown Lokal

Total ada tiga zona merah dan  puluhan zona oranye di Jakarta Barat menerapkan mikro lockdown karena kasus Covid-19.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Intan Ungaling Dian
Wartakotalive.com
Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto mengatakah, wilayah zona merah menerapkan lockdown lokal untuk mencegah penyebaran virus corona. 

WARTAKOTALIVE.COM, PALMERAH - Total ada tiga zona merah dan  puluhan zona oranye di Jakarta Barat menerapkan mikro lockdown karena kasus Covid-19.

Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto mengatakan, tiga zona merah tersebut ada di dua RT Srengseng Kembangan dan satu RT di Cengkareng.

"Sisanya 84 wilayah masuk ke zona oranye. Baik di zona merah dan oranye ada karantina lokal yang melibatkan pengurus RT, RW dan TNI Polri untuk percepatan," ucap Uus, Senin (21/6/2021).

Uus mengatakan, baik ketiga zona merah dan 84 zona oranye akan diterapkan mikro lockdown.

Warga tidak dapat keluar masuk di wilayah tersebut agar tidak menyebarkan Covid-19.

"Karena kalau enggak warganya bebas keluar masuk ini sangat membahayakan bagi penyebaran virus Covid-19."

"Jadi agar masyarakat jaga, tetap waspada, tetap di rumah jangan keluar," ujar Uus.

Baca juga: Tekan Kasus Covid-19, Pemprov DKI Bakal Kordinasi Asosiasi soal Zona Merah di Lingkungan Perusahaan

Baca juga: SIMAK, Berikut Ini 82 RW di Jakarta yang Masih Berstatus Zona Merah Covid-19

Selain itu, kata Uus, di wilayah-wilayah yang kasus penularannya tinggi, pihaknya menutup lokasi-lokasi yang mengundang keramaian seperti Loksem atau pasar kaget.

Ada tiga Loksem yang ditutup selama dua pekan yakni Pasar CNI di Kembangan, Pasar Jalan Baru (JB) di Cengkareng, dan Pasar Mitra di Tambora.

Ketiga Loksem itu akan ditutup total selama dua pekan.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved