Breaking News:

Berita Depok

Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Depok Minta RS Rujukan Segera Tambah Kapasitas Ruang Isolasi

Kenaikan kasus ini terus terjadi setelah libur lebaran 1442 Hijriah, padahal sebelumnya angka kasus di Kota Belimbing hanya berkisar di angka 100-an.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dedy
Warta Kota/Vini Rizki
Wali Kota Depok Mohammad Idris (tengah masker putih) mengatakan Pemkot Depok pun tengah mengupayakan penambahan kapasitas BOR ruang isolasi dan ICU di sejumlah Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 di Kota Depok.  

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK --- Peningkatan kasus Covid-19 di Kota Depok seolah terus berlari hingga setiap harinya jumlah penderita virus asal Wuhan, Tiongkok itu bertambah.

Data terbaru pada Minggu 20 Juni menunjukan tambahan kasus mencapai 653 orang.

Kenaikan kasus ini terus terjadi setelah libur lebaran 1442 Hijriah, padahal sebelumnya angka kasus di Kota Belimbing hanya berkisar di angka 100-an.

Hingga saat ini, total kasus aktif saat ini berjumlah 4.241 kasus atau 7,75 persen dengan positivity rate mencapai 38,29 persen. 

"Positif rate di Depok mencapai 38,29 persen," kata Wali Kota Depok Muhammad Idris kepada wartawan di Depok, Senin (21/6/2021).

Akibatnya, tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate) rumah sakit terus merangkak naik.

Dari data terbaru menunjukkan BOR ruang ICU mencapai 96,36 persen dan ruang isolasi mencapai 86,37 persen. 

"Rumah sakit rujukan pasien Covid-19 penuh semua," ujarnya. 

Fakta ini pun melahirkan adanya antrean pasien Covid-19 yang harus dirawat baik di ICU rumah sakit maupun ruang isolasi.

Pemkot Depok pun tengah mengupayakan penambahan kapasitas BOR ruang isolasi dan ICU di sejumlah Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19 di Kota Depok. 

Berdasarkan rilis yang diterbitkan oleh Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Depok, penambahan BOR ruang ICU di RS UI sebanyak 17 bed dan ruang isolasi 51 bed, RS Bunda Margonda 30 bed, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok sebanyak 50 bed.  

Rumah sakit lainnya diharapkan dapat menambah kapasitas ruang isolasi dan ICU Covid-19.

Untuk warga yang membutuhkan layanan pengaduan secara cepat, saat ini selain layanan pengaduan di masing-masing Puskesmas dan Satgas Kecamatan/Kelurahan.

Sudah ditunjuk contact person di setiap kecamatan dari unsur Tim Pengawas Covid-19 Kecamatan. 

Sedangkan layanan ambulans, selain 119 dan Puskesmas, warga dapat menghubungi ambulans Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta Ambulance PMI Kota Depok.

Baca juga: Alat Medis Terbatas, RSUD Serpong Utara Hanya Mampu Tampung 25 Pasien Covid-19

Baca juga: Pemkot Depok Perbarui Aturan, Pernikahan Cukup Akad Nikah dan Khitanan Hanya Keluarga Inti Saja

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved