Breaking News:

Kasus Covid-19 Melonjak. Ariza Sebut Anies Bakal Keluarkan Kebijakan Baru

Program vaksinasi merupakan salah satu kunci untuk menciptakan herd immunity, sehingga potensi tertular virus menjadi rendah.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Agus Himawan
Warta Kota/Fitriandi Fajar
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Hingga Minggu (20/6/2021), kasus baru di Jakarta bertambah 5.582 orang, sehingga untuk kasus aktifnya mencapai 30.142 orang.

Melihat kondisi itu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal mengeluarkan kebijakan baru menyusul ledakan kasus Covid-19 di Ibu Kota.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan, pada Senin (21/6/2021) pagi Anies telah memimpin rapat evaluasi pelaksanaan vaksinasi.

Program vaksinasi merupakan salah satu kunci untuk menciptakan herd immunity, sehingga potensi tertular virus menjadi rendah.

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, dan minta warga bersabar karena sebentar atau tidak lagi lagi mudah-mudahan Pemprov DKI akan mengambil kebijakan dalam rangka pencegahan dan penanganan serta pengendalian Covid-19,” kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta pada Senin (21/6/2021).

Baca juga: KLHK dan Tim Gabungan Tangkap Penjual Kulit dan Tulang Harimau Sumatera di Bengkulu

Baca juga: Penyebaran Covid-19 di Jakarta Semakin Tinggi. Achmad Yani: Penundaan PTM Sangat Tepat

Dalam kesempatan itu, Ariza tak merinci kebijakan baru yang dimaksud. Namun demikian, Ariza menyebut Pemprov DKI selalu mempertimbangkan masukan, kritik dan saran dari berbagai pihak dalam menangani dan menanggulangi pagebluk Covid-19.

Misalnya, memaksimalkan bekerja dari rumah, penutupan mal, pasar, hingga tempat-tempat pariwisata seperti yang disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) RI Sandiaga Uno beberapa waktu lalu. Selain itu, kata Ariza, kebijakan yang dikeluarkan Anies juga mengacu pada fakta, data dan pertimbangan dari para ahli epidemiologi serta Forkopimda.

Harapannya, kebijakan yang dikeluarkan dapat menangani pandemi lebih komprehensif, cepat dan baik. “Kebijakan yang diambil Pemprov memperhatikan situasi, fakta dan data di sekitar Bodetabek. Kami juga koordinasikan dengan Satgas Covid-19 Pusat,” imbuhnya.

Baca juga: Ratusan Pengunjung Kafe Tanpa Prokes, Pemilik Kelabui dan Kunci Petugas dari Luar

Baca juga: Server Down Berkali-kali Susah Daftar PPDB Online, Para Wali Murid Geruduk SMAN 2 Kota Tangerang

Seperti diketahui, ledakan kasus Covid-19 di Jakarta semakin besar. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta sampai Minggu (20/6/2021), penambahan kasus Covid-19 di Jakarta mencapai 5.582 orang dalam sehari.

Angka itu naik dibanding sehari sebelumnya atau pada Sabtu (19/6/2021) lalu yang menembus 4.895 orang per hari. Hingga Minggu (20/6/2021), kasus aktif di Jakarta mencapai 30.142 orang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan, pada Minggu (20/6/2021) kemarin, pihaknya melakukan pengetesan PCR sebanyak 19.572 spesimen.

“Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 16.636 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 5.582 positif dan 11.054 negatif,” kata Dwi berdasarkan keterangannya yang dikutip pada Senin (21/6/2021).

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved