Breaking News:

CATAT! Ini Daftar 10 Lokasi yang Ditutup Polda Metro untuk Pembatasan Mobilitas Mulai Malam Ini

Pembatasan mobilitas dilakukan oleh Polda Metro Jaya sebagai upaya untuk menekan kasus Covid-19 selama masa PPPKM mikro.

Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Mohamad Yusuf
Polda Metro Jaya
Polda Metro Jaya (PMJ) akan melakukan pembatasan mobilitas pengguna jalan di 10 lokasi di Jakarta. Pembatasan mobilitas itu dilakukan dalam bentuk pengalihan arus lalu lintas di lokasi tersebut. 

SULAWESI SELATAN

Jumlah Kasus: 62.878 (3.3%)

BANTEN

Jumlah Kasus: 52.171 (2.7%)

DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Jumlah Kasus: 51.338 (2.6%)

SUMATERA BARAT

Jumlah Kasus: 48.682 (2.5%)

BALI

Jumlah Kasus: 48.084 (2.5%)

KALIMANTAN SELATAN

Jumlah Kasus: 35.497 (1.8%)

SUMATERA UTARA

Jumlah Kasus: 34.061 (1.7%)

SUMATERA SELATAN

Jumlah Kasus: 26.857 (1.4%)

KALIMANTAN TENGAH

Jumlah Kasus: 24.202 (1.2%)

KEPULAUAN RIAU

Jumlah Kasus: 21.622 (1.1%)

PAPUA

Jumlah Kasus: 20.659 (1.1%)

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

Jumlah Kasus: 20.076 (1.0%)

LAMPUNG

Jumlah Kasus: 19.943 (1.0%)

ACEH

Jumlah Kasus: 18.120 (0.9%)

NUSA TENGGARA TIMUR

Jumlah Kasus: 17.324 (0.9%)

SULAWESI UTARA

Jumlah Kasus: 15.934 (0.8%)

SULAWESI TENGAH

Jumlah Kasus: 13.159 (0.7%)

KALIMANTAN BARAT

Jumlah Kasus: 12.851 (0.6%)

NUSA TENGGARA BARAT

Jumlah Kasus: 12.715 (0.7%)

KALIMANTAN UTARA

Jumlah Kasus: 12.605 (0.7%)

JAMBI

Jumlah Kasus: 11.660 (0.6%)

SULAWESI TENGGARA

Jumlah Kasus: 10.673 (0.6%)

PAPUA BARAT

Jumlah Kasus: 9.604 (0.5%)

BENGKULU

Jumlah Kasus: 8.866 (0.5%)

MALUKU

Jumlah Kasus: 7.973 (0.4%)

SULAWESI BARAT

Jumlah Kasus: 5.631 (0.3%)

GORONTALO

Jumlah Kasus: 5.605 (0.3%)

MALUKU UTARA

Jumlah Kasus: 4.690 (0.2%). 

Cara Mendaftar Vaksin

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan vaksinasi covid-19 sebanyak 100.000 per orang.

Di mana saat ini jumlah warga yang terpapar covid-19 semakin meningkat drastis menjadi 4.000 orang per hari hari.

Dengan target 100.000 per orang, Anies menyebut bahwa pada akhir Agustus 2021 bisa tercapai 7,5 juta orang di Jakarta yang sudah mendapat vaksinasi dosis pertama.

Baca juga: DUH! Selain Sembako Kena Pajak, Dalam Draf RUU KUP, Sekolah Pun Bakal Dikenakan PPN

Baca juga: Penasaran dengan Suara Berdenyit di Kamar, Suami di NTT Pergoki Istri Telanjang dengan Pria Lain

Baca juga: Ternyata di Arab Saudi, Habib Rizieq Bertemu Tito Karnavian, Budi Gunawan dan Dihubungi Wiranto

Atau 70% dari populasi Jakarta yang dibutuhkan agar tercipta kekebalan komunal.

"Ikhtiar ini membutuhkan kerja bersama dari dua sisi. Pertama dari sisi suplai, penyediaan fasilitasnya, SDM yang memvaksin dan manajemennya dari kami di Pemprov DKI. Lalu sisi kedua adalah warga yang divaksinasi," kata Anies dalam akun Instagram-nya @aniesbaswedan pada Jumat (18/6/2021).

"Silakan kontak ketua RT/RW, nanti akan dibantu agar bisa mendapat vaksinasi di lokasi terdekat dengan tempat anda bermukim di Jakarta," tambahnya.

Untuk pendaftaran vaksinasi covid-19 bisa juga melalui aplikasi JAKI atau situs corona.jakarta.go.id/vaksinasi.

Syarat Pendaftaran Vaksinasi lewat JAKI

• Berumur 18 tahun ke atas;
• Domisili di Jakarta, bisa dilakukan bila belum terdata di Disdukcapil;

• Dalam kondisi sehat sebagai penerima vaksinasi;

• Memiliki surat keterangan domisili Jakarta.

Cara Daftar Vaksinasi Covid-19

• Unduh aplikasi JAKI di Google Play Store atau App Store.

• Buka aplikasi JAKI.

• Pilih Buat akun jika baru menggunakan JAKI, atau login jika sudah memiliki akun.

• Pada fitur Jakarta Tanggap COVID-19, pilih Vaksinasi.

• Masukkan nomor NIK dan nama lengkap untuk pengecekan jadwal vaksinasi. Pastikan nama dan nomor NIK sudah benar. Setelah itu pilih Periksa.

• Jika muncul status “Belum Terdaftar”, segera pilih Daftar Vaksinasi Covid-19. Jika mendapat notifikasi “belum bisa mendaftar”, itu artinya pendaftar belum sesuai dengan usia yang diprioritaskan untuk mendapatkan vaksinasi. Jika berhasil, muncul laman formulir pendaftaran vaksinasi COVID-19 yang harus dilengkapi.

• Lengkapi formulir pendaftaran vaksinasi dengan mengisi informasi data diri seperti nama lengkap dan alamat sesuai KTP, status pekerjaan, dan lainnya. Pada pilihan status pekerjaan, kamu bisa lengkapi jenis pekerjaan serta wilayah bekerja.

Baca juga: Berikut Daftar Biaya Kuliah S1 Jalur Mandiri UI, UIN Jakarta, UNJ dan IPB

Baca juga: Biadab! Nenek Usia 71 Tahun Sedang Sakit Stroke Dirudapaksa Pria di Sultra

Baca juga: CATAT! Ini Keuntungan dan Sanksi Militer Jika Pasukan Komcad Melanggar Aturan 

• Pada tahap selanjutnya, pendaftar harus memilih lokasi vaksinasi serta jadwal vaksinasi sesuai dengan fasilitas kesehatan yang masih menerima kuota vaksinasi.

• Jika kuota vaksinasi di lokasi yang dipilih sudah penuh, pendaftar bisa mengganti lokasi vaksinasi sesuai dengan fasilitas kesehatan yang masih membuka kuota vaksinasi.

• Selanjutnya, tinjau kembali data yang telah dimasukkan dan centang kotak checklist pernyataan setuju, lalu pilih kirim.

• Setelah selesai dan formulir terkirim, pendaftar hanya perlu menunggu dan terus cek jadwal vaksinasi berkala melalui aplikasi JAKI. Jika sudah terjadwal, pendaftar akan mendapatkan status “Siap Vaksinasi” dan informasi berupa tanggal serta lokasi vaksinasi.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved