Breaking News:

Berita Video

VIDEO : Penjemputan Pasien Covid-19 dari Puskesmas Menteng

Petugas menjemput para pasien terkonfirmasi Covid-19 dari Puskesmas Menteng menuju RSD Penanganan Covid-19.

Penulis: Henry Lopulalan | Editor: Alex Suban
Wartakotalive.com/Henry Lopulalan
Petugas dengan Bus Sekolah Pemprov DKI Jakarta menjemput pasien terkonfirmasi Covid-19 di Puskesmas Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (20/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Petugas dengan Bus Sekolah Pemprov DKI Jakarta menjemput pasien terkonfirmasi Covid-19 di Puskesmas Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (20/6/2021).

Mereka akan menjalani isolasi dan perawatan di Rumah Sakit Darurat Penanganan Covid-19 di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Simak Video Berikut :

Tampak kegiatan penjemputan di Puskesmas Menteng, Jalan Pegangsaan Barat, Menteng, Jakarta Pusat.

Sebanyak 40 orang pasien terkonfirmasi Covid-19 dibawa dari puskesmas itu.

Baca juga: Kondisi Genting Dinkes Kota Bekasi Perintahkan RS Swasta Siagakan Lagi Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Baca juga: Asrama STTD Cibitung Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19 untuk Pegawai Kemenhub dan Warga Sekitar

Walau kasus Covid-19 di DKI Jakarta terus meningkat, tingkat kepatuhan warga Jakarta Timur terhadap protokol kesehatan justru mengalami penurunan. 

Kabar buruk itu disampaikan Kepala Satpol PP Jakarta Timur Budhy Novian merujuk evaluasi operasi yustisi yang digelar jajarannya selama sepekan terakhir. 

"Tren pelanggaran minggu ini meningkat, jumlah persentase hampir 37,21 persen jika diambil data hari Kamis minggu lalu dengan Kamis minggu ini," kata Budhy, Minggu (20/6/2021).

Budhy menuturkan setiap hari petugas gabungan Satpol PP, TNI-Polri mendapati pelanggaran saat melakukan operasi yustisi di permukiman warga, tempat keramaian, hingga jalan raya protokol. 

“Anggota Satpol PP yang paling aktif melakukan penindakan itu Kecamatan Pulogadung, Kramat Jati dan Makasar,” sambungnya. 

Baca juga: Di Masa Pandemi Virus Corona Barang Lelang di Kemenkeu Meningkat

Catatan serupa juga berlaku untuk Jakarta Timur yakni kota dengan tingkat evakuasi pasien Covid-19 paling tinggi oleh Unit Pengelola Angkutan Sekolah (UPAS) Dinas Perhubungan DKI Jakarta. 

"Jumlahnya paling tinggi dibanding wilayah lain di Jakarta. Ada 10.509 warga yang dievakuasi ke RS rujukan dan tempat isolasi," ujar Kepala UPAS Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ali Murthado. 

Baca juga: Jadi Tempat Berkumpul Anak Muda, Empat Lokasi di Jakarta Pusat Ini Jadi Sasaran Razia Jam Malam

Jumlah 10.509 warga Jakarta Timur​ terkonfirmasi Covid-19 tersebut dievakuasi sejak 7 April hingga 15 Juni 2021.

Sementara pada periode serupa di Jakarta Selatan ada 7.521 orang.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang Kian Mengganas, 28 Tenaga Medis Terpapar 5 Puskesmas Ditutup

Disusul kemudian sebanyak 3.973 warga Jakarta Utara, lalu ada 3.065 warga Jakarta Pusat, serta 1.924 warga Jakarta Barat dan hanya 19 warga di Kepulauan Seribu. (jhs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved