Breaking News:

Kriminalitas

Tertipu Hingga Merugi Rp 14,9 M, Seorang Pengusaha Garmen Pidanakan Rekan Bisnisnya di PN Jakut

Tertipu Hingga Merugi Rp 14,9 M, Seorang Pengusaha Garmen Pidanakan Rekan Bisnisnya. Berikut kronologisnya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
tribunnews
ilustrasi penipuan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Tertipu hingga merugi sebesar Rp 14,9 miliar, seorang pengusaha garmen berinisial AN (59) mempidanakan rekan bisnisnya, WP (44) di Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut). 

WP yang kini berstatus terdakwa dan tengah menjalani proses persidangan Berdasarkan Nomor Perkara 532/Pid.B/2021/PN Jkt. Utr di PN Jakut itu diduga melakukan tindak pidana kasus penipuan dan penggelapan. 

AN selaku korban menceritakan awal mula kasus dugaan penipuan dan penggelapan itu bermula ketika keduanya sepakat mengembangkan bisnis garmen pada awal tahun 2019.

Berdasarkan kesepakatan awal antara AN dengan pemilik CV Kurnia Jaya Garmen itu, korban mengaku dijanjikan pengembalian modal dan keuntungan usaha.

Baca juga: Wacana Presiden 3 Periode, Jokowi Mania: Tidak Masalah Jika Sebagai Bahan Diskusi

Pengembalian modal sekaligus keuntungan sebesar 1,7 persen hingga 2,5 persen itu dijanjikan akan dibayarkan lewat cek tunai dan giro pada tahun awal tahun 2020.

Namun cek tunai dan giro yang dijanjikan rupanya tidak bisa dicairkan. 

Pengembalian modal serta keuntungan yang dijanjikan pun tak pernah diterimanya hingga saat ini.

Baca juga: Ziarah Makam Ki Ageng Gribig, Airlangga Lestarikan Budaya Leluhur

“Dia memberikan jaminan berupa cek tunai dan juga ada bilyet giro dan akan memberikan keuntungan kepada saya sekitar 1,7 persen sampai dengan 2,5 persen. Namun cek tersebut tidak bisa dicairkan dan keuntungan juga tidak pernah saya terima karena ditolak bank,” ungkap AN didampingi kuasa hukumnya, Adi Darmawansyah.

"Cek yang diberikan ke saya itu ternyata cek langganan-langganannya yang dipalsukan," jelasnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Tinggi Muka Air Pintu Air Pasar Ikan dan Marina Jakarta Malam Ini Siaga 2

Dalam kurun waktu dua tahun, terdakwa katanya juga menjanjikan akan memberikan jaminan cek tunai dengan besaran keuntungan yang berbeda-beda.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved