Breaking News:

Covid19 Melonjak

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tingkatkan Pengawasan PPKM karena Kasus Covid-19 Mengganas

Polres Pelabuhan Tanjung Priok meningkatkan pengawasan PPKM di kawasan pelabuhan seiring meningkatnya kasus Covid-19 di Jakarta.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Valentino Verry
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tingkatkan Pengawasan PPKM karena Kasus Covid-19 Mengganas
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok memantau pengawasan PPKM di kawasan pelabuhan seiring meningkatnya kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polres Pelabuhan Tanjung Priok meningkatkan pengawasan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kawasan pelabuhan seiring meningkatnya kasus aktif Covid-19 di DKI Jakarta.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana mengatakan pihaknya melakukan pengawasan pelaksanaan PPKM di Pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Sunda Kelapa. 

Baca juga: Ketua Tim Pakar Sekaligus Jubir Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito Positif Corona

Selain itu, kegiatan serupa yang dilaksanakan di seluruh wilayah DKI Jakarta secara serentak juga dilakukan di kawasan Muara Angke dan Kalibaru.

“Kami di jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Priok beserta stakeholder dan TNI mengerahkan lebih dari 100 personel baik di polres maupun di tiga polsek,” ucap Kholis, Minggu (20/6/2021). 

Hal tersebut untuk meningkatkan kedisiplinan warga masyarakat, operator maupun pengguna jasa kepelabuhanan. Pasalnya situasi pandemi di DKI Jakarta cukup banyak angka kasus positif. 

“Sehingga pendisplinan protokol kesehatan 5M oleh warga kami rasa penting dan mulai hari ini kami tingkatkan pelaksanaan pengawasan,” ujar Kholis. 

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Melonjak, 800 WNA per Hari Masih Mendarat di Bandara Soekarno-Hatta

Pada kesempatan itu pihaknya mensosialiskan kepada masyarakat agar tidak ada lagi kegiatan mulai pukul 21.00 WIB sesuai kebijakan Pemprov DKI Jakarta mencegah penyebaran Covid-19.

“Kami melaksanakan kegiatan sosialisasi secara masif kami mengingatkan warga agar membatasi kegiatan hingga waktu yang ditentukan pukul 21.00 WIB,” ucapnya. 

Kholis menambahkan pihaknya sejauh ini hanya memberikan imbauan kepada masyarakat. Hanya saja pihaknya akan fleksibel dan melihat situasi di lapangan apabila diperlukan sanksi. 

“Apabila tidak, kami akan lihat untuk diambil langkah langkah. Intinya agar tidak ada kerumunan dan penularan masif di kawasan pelabuhan,” ungkap Kholis.

Baca juga: Kasus Covid-19 Ibu Kota Melonjak, KAI Commuter Gelar Test Antigen Acak Bagi Penumpang KRL

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved