Breaking News:

Tenis Meja

Menepuk Inspirasi dari Klinik Pingpong, Menyiapkan Anak Jadi Atlet Tenis Meja Indonesia Masa Depan

Di sudut Rengas, Tangerang Selatan, Klinik Pingpong bergerak membina bibit-bibit atlet tenis meja masa depan Indonesia.

Penulis: Max Agung Pribadi | Editor: Max Agung Pribadi
istimewa
Pelatih Rangga Aulia (kanan) melatih pukulan top spin salah satu anak asuhnya di sekolah tenis meja Klinik Pingpong, di Aula Kompleks PU, Rengas, Ciputat Timur, Sabtu (19/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mendung yang menggelayuti langit Jakarta, tak menyurutkan semangat anak-anak usia belia menepuk bola pingpong di Aula Kompleks PU, Kelurahan Rengas, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Sabtu (19/6/2021) sore.

Segera setelah bapak-bapak yang sebelumnya bermain pingpong, giliran anak-anak usia 8 sampai 16 tahun masuk aula dan langsung mulai adu tepuk bola pingpong.

Suaranya riuh, cetak-cetuk, cetak-cetuk.

Diantara mereka, ada Radit (11) dan Hasbi (8), murid sekolah dasar yang terlihat begitu bersemangat menepuk-nepuk bola plastik kecil putih di atas meja.

Baca juga: Jelang Babak Kualifikasi Porda Jabar Cabor Tenis Meja, PTMSI Kabupaten Bogor Lakukan Seleksi Atlet

Meski berbeda sekolah dan wilayah tempat tinggal, keduanya sama-sama berlatih pingpong di Klinik Pingpong, yang dibentuk sebagai wadah pembinaan atlet pingpong usia dini.

“Mau jadi atlet supaya bisa ke luar negeri,” tutur Hasbi polos saat ditanya mengapa suka main pingpong.

Radit (10, kiri) dan Hasbi (8, kanan), murid Klinik Pingpong bertekad menjadi atlet tenis meja yang hebat.
Radit (10) dan Hasbi (8), murid Klinik Pingpong bertekad menjadi atlet tenis meja yang hebat. (Warta Kota/Max Agung Pribadi)

Sebenarnya tak heran bila siswa kelas 3 sekolah dasar itu menggemari pingpong.

Kakaknya juga bermain pingpong, bahkan mencapai prestasi juara 2 turnamen O2SN.

Baca juga: VIDEO: Kemensos Bagikan Bantuan Kepada Komunitas Tenis Meja

Sejak kecil Hasbi suka ikut ayahnya bermain pingpong karena sang ayah Rangga Aulia tak lain kepala sekolah sekaligus pelatih di Klinik Pingpong.

Adapun Radit menyukai pingpong awalnya karena diajak sepupu bermain bersama pakdenya yang hobi main pingpong.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved