Breaking News:

Berita Tangerang

Kapolsek Kelapa Dua Wanti-wanti Perumdam TKR Soal Pemasangan Pipa di Jalan Raya Legok, Ini Alasannya

“Kita sama-sama tahu bahwa jalur Jalan Raya Legok merupakan jalur yang sangat padat dilalui kendaraan hampir selama 24 jam.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Dedy
Warta Kota/Andika Panduwinata
Rapat koordinasi rencana pemasangan jaringan pipa air bersih dihadiri perwakilan kecamatan, lurah, kapolsek, dan koramil. Serta dinas di lingkup Kabupaten Tangerang, perwakilan PGN, Pertamina Gas, PLN dan pengguna utilitas jalan lain yang berkaitan proses pekerjaan pemasangan pipa juga hadir 

WARTAKOTALIVE.COM, KELAPA DUA --- Pihak Polsek Kelapa Dua Kabupaten Tangerang mewanti-wanti pihak Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang yang sedianya akan melakukan pemasangan jaringan pipa transmisi air baku pada akhir pekan ini. 

Kegiatan yang diinisasi juga oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Kabupaten Tangerang tersebut untuk memaparkan rencana pemasangan jaringan pipa dari IPA Cikokol sampai ke wilayah Dasana di Kecamatan Legok.

Tujuannya dalam rangka penambahan kurang lebih 30.000 pelanggan baru di beberapa area di Kecamatan Kelapa Dua, Legok dan Curug.

Seperti Medang Lestari, Binong Permai, Dasana Indah, Saribumi dan lain-lain. 

Hadir pada kegiatan tersebut perwakilan Kecamatan, Lurah, Kapolsek dan Koramil. Beberapa Dinas di lingkup Kabupaten Tangerang beserta perwakilan PGN, Pertamina Gas, PLN dan penguna utilitas jalan lain yang berkaitan dengan proses pekerjaan ini juga turut hadir. 

Ardiyah Sujaningsih, selaku perwakilan Perumdam TKR menjelaskan pekerjaan ini akan segera dilakukan dalam waktu dekat di ruas Jalan Raya Legok.

Sebelum pekerjaan dimulai pihaknya lakukan eskpose terlebih dahulu kepada pihak terkait untuk menjelaskan metode pelaksanaan pekerjaan dan pengaturan lalu lintas. 

“Acara ekspose ini sebagai bentuk komitmen kami untuk selalu berkoordinasi dengan pihak terkait sebelum pekerjaan dilaksanakan agar nantinya pekerjaan ini diketahui, dimonitor dan diawasi secara bersama-sama agar tidak menimbulkan gangguan kemacetan bagi penguna lalu lintas pada jalan yang digunakan untuk pemasangan pipa atau masyarakat sekitar, atau merusak dan mengganggu utilitas lain yang sudah tertanam dilokasi galian seperti pipa gas, kabel listrik dan lainnya,” papar Ardiah.

Kapolsek Kelapa Dua, AKP Fredy Yuda yang berkesempatan hadir mengingatkan agar pekerjaan pemasangan pipa ini nantinya tidak mengganggu pengguna jalan atau mengakibatkan dampak kemacetan dikarenakan lokasi galian yang berada di ruas Jalan Raya Legok berada pada jalur padat kendaraan atau lalu lintas. 

“Kita sama-sama tahu bahwa jalur Jalan Raya Legok merupakan jalur yang sangat padat dilalui kendaraan hampir selama 24 jam. Sehingga kami harapkan Perumdam TKR untuk selalu berkoordinasi baik dengan kepolisian dan Dishub agar bersama-sama melakukan pengaturan lalu lintas selama pekerjaan dilaksanakan, jangan sampai pekerjaan ini menimbulkan kemacetan parah," ucapnya.

Sementara itu pihak Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air memberikan catatan bahwa pekerjaan penggalian pipa harus benar-benar dilakukan secara matang.

Khususnya pada saat perbaikan kembali kondisi jalan yang dipergunakan untuk pemasangan pipa. 

Lubang-lubang galian harus ditutup secara rapi dan sesuai spesifikasi dari dinas terkait.

Terkait rencana proyek ini, seluruh pihak sangat mendukung mengingat pekerjaan ini sudah menjadi program Pemerintah Kabupaten Tangerang yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Tangerang tahun 2019-2024 untuk memberikan layanan air minum bagi masyarakat di Kelapa Dua, Curug dan Legok yang memang sudah lama mengalami krisis air bersih. 

Baca juga: Krisis Air Bersih, Perumdam TKR Kejar 30.000 Pelanggan Baru di Kecamatan Kelapa Dua Hingga Legok

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved