Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Kafe di Kota Bogor Langgar Protokol Kesehatan dan Jual Minuman Beralkohol, Bima Arya Berikan Sanksi

Bima Arya bersama Satpol PP dan kepolisian meninjau sejumlah kafe dan rumah makan yang berada di kawasan Jalan Bangbarung dan Jalan Pandu Raya.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
Dok. Pemkot Bogor
Kafe di Kota Bogor Langgar Protokol Kesehatan dan Jual Minuman Beralkohol, Bima Arya Berikan Sanksi. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Kafe di Kota Bogor melanggar protokol kesehatan dan jual minuman beralkohol, Bima Arya berikan sanksi.

Jumlah kasus Covid-19 di Kota Bogor dalam tiga hari terakhir menunjukan angka yang cukup mengkhawatirkan. Tercatat ada penambahan 593 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sejak Kamis (17/6/2021) hingga Sabtu (19/6/2021).

Selain menambah jumlah tempat tidur isolasi, Satgas Covid-19 Kota Bogor juga terus memperketat pengawasan wilayah, termasuk menindak kerumunan hingga kafe dan tempat hiburan yang melewati batas jam operasional, yakni 21.00 WIB.

Sebelum melakukan inspeksi mendadak (sidak), Wali Kota Bogor Bima Arya meninjau penutupan arus lalu lintas di Jalan Sudirman, Bogor Tengah.

Kawasan ini selalu dipadati warga, khususnya setiap Sabtu malam. Penutupan arus ini bertujuan untuk mengurangi kerumunan serta membatasi mobilitas warga.

Kemudian, Bima Arya bersama Satpol PP dan kepolisian meninjau sejumlah kafe dan rumah makan yang berada di kawasan Jalan Bangbarung dan Jalan Pandu Raya.

Baca juga: Antusias Warga Kota Bogor untuk Divaksin Tinggi, Dinkes Minta Hati-hati Pendaftaran Vaksinasi Palsu

Kafe bernama Sisi Kiri tampak dipadati pengunjung, bahkan melebihi kapasitas yang telah diatur. Pengelola pun dikenakan sanksi administratif berupa denda sebesar satu juta rupiah.

Sidak kemudian dilanjutkan ke kawasan Jalan Pajajaran. Karena sudah jam 21.30 WIB, fokus penindakan bukan lagi soal kapasitas kafe, melainkan batasan jam operasional.

Di tempat hiburan bernama Kaboeka, Bima Arya mendapati tempat ini masih beroperasi dengan menyuguhkan live musik, bahkan minuman beralkohol.

“Saya minta ini ditutup. Silahkan diselesaikan bill-nya, kemudian pengunjung kembali ke rumahnya masing-masing. Covid-19 di Kota Bogor sedang tinggi,” kata Bima kepada pengunjung.

Bima Arya kemudian memerintahkan Satpol PP untuk menindak dengan memberikan sanksi administratif berupa denda yang sebesar tiga juta rupiah

Usai sidak Bima Arya mengatakan, Satgas Covid-19 akan terus melakukan patroli setiap saat agar pesannya sampai kepada masyarakat mengingat situasi yang sedang tidak baik.

“Situasinya mulai gawat. Dalam tiga hari terakhir ada 593 kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Kita beri peringatan kepada semua agar patuh kapasitas 50 persen dan taati jam operasional. Tahan dulu untuk hal-hal seperti itu, rumah sakit sebagian besar sudah penuh,” ujar Bima.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved