Breaking News:

Film

Geram dengan Pakaian Tokoh Animasi Nussa, Eko Kuntadhi: Sangat Khas Bomber Taliban

Eko Kuntadhi menyebut bahwa pakaian yang dikenakan Nussa tidak mirip seperti pakaian yang dikenakan anak Indonesia pada umumnya.

Editor: Feryanto Hadi
Twitter
Karakter Nussa dan Rara 

"Bahwa Felix Siauw mungkin berteman dgn bbrp kawan yang ikut membuat Nussa, bukan berarti Felix Siauw mengintervensi pekerjaan kami. Visinema sudah 12 tahun bikin film. Saya ga butuh pembelaan lebih jauh. Film2 kami secara historis memberikan gambaran visi dan independensi kami."

Angga pun mengingatkan Denny agar tidak menuduh orang sembarangan atau menyesatkan publik tentang tudingan-tudingan tak berdasar yang dilayangkannya.

"Tapi saya menghargai bila maksud ini adalah mengingatkan. Hanya saya menuduh dan mengkaitkan Nussa dengan satu kelompok sangat menyesatkan. Nussa dikerjakan banyak orang; dr berbagai suku dan ras, dan dr berbagai pemeluk agama. #NussaUntukSemua deh pokoknya," tegasnya.

Berawal dari postingan Felix Siaw

Kegelisahan dan kecurigaan Denny Siregar bahwa film itu dibidani oleh Felix Siaw berawal ketika sang ustaz turut mempromosikan film tersebut.

Bahkan, ustaz Felix merinci kendala-kendala yang sempat dihadapi tim kreatif maupun tim produksi film tersebut lantaran ada pandemi virus corona.

Berikut tulisan Felix di akun Instagramnya yang kemudian membawanya dituding terlibat dalam penggarapan film Nussa.

Thanks &Take Care @NussaOfficial

Sekira di bulan April, temen-temen @nussaofficial hubungi saya, cerita tentang pandemi yang sudah mulai punya efek ke Nussa. Saya sampaikan buat sabar, istiqamah, yang kita buat untuk ummat, karena Allah. Pasti Allah punya rencana besar di balik ini semua

Sebulan berikutnya, Nussa terpaksa layoff 70% karyawannya, pindah kantor ke tempat yang lebih affordable. Saya masih sampaikan buat sabar dan sabar. Kita cari jalan bareng, kerja bareng, adjusment ini dan itu, Alhamdulillah Agustus bisa mulai season 3 Nussa

Berita datang lagi, seharusnya @filmnussa bisa diselesaikan di libur lebaran 2020, bukan hanya mundur sebab pandemi, tapi dibatalkan buat ditayangkan, sebab kondisi nggak memungkinkan. Situasi tambah nggak menentu. Saya tetep bilang ke mereka buat sabar

Allah menghijrahkan orang-orang yang tepat di saat-saat yang tepat, saya sampaikan ke tim Nussa. Dan memang, saya jadi saksi bagaimana mereka memngenal Allah dan mencintai agama ini via project Nussa. Bukan hanya ummat, tapi mereka Allah kasih berkah

Bulan Oktober, temen-temen Nussa ngobrol lagi, "This is it" kata mereka, mereka sudah buat lebih dari kemampuan mereka, memeras habis apapun yang mereka punya. Jalan sudah sampai di ujung. Saya pun sudah mencoba yang paling maksimal

Lagi-lagi saya bilang, "Sabar". Mungkin itu bukan untuk mereka aja, tapi untuk saya sendiri, yang nyaksiin Nussa lahir, bermain-main dan menemani ummat Islam di Indonesia, dengan segala haru, dan sukacitanya. Mungkin jalannya sudah sampai disini

Kita yakin Allah pasti akan kasih jalan, walau bukan saat ini. Di Indonesia, nggak semua yang baik, apalagi islami bisa diapresiasi. Berkali-kali juga saya harus bilang SABAR, karena Nussa terus difitnah sebagai konten radikal dan intoleran katanya

Kita yakin Allah pasti punya rencana, walau nggak seperti yang kita harapkan, tapi pastinya lebih keren. Saat ini, yang kita harap, semoga @filmnussa bisa lekas tayang dan memberikan banyak manfaat dan kebaikan buat generasi muda kedepan

Jadi, Jumat kemarin itulah episode Nussa yang temen-temen bisa nikmati untuk terakhir. Yang hanya Allah yang tahu kapan kita bisa lanjut lagi

Ketentuan Allah itu pasti baik

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved