Virus Corona Bodebek

Deteksi Varian Baru Covid-19, Pemkot Depok Kirim Sampel Virus ke Balitbangkes Kementerian Kesehatan

Deteksi Varian Baru Covid-19, Pemkot Depok Kirim Sampel Virus ke Balitbangkes Kementerian Kesehatan. Berikut Paparannya

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dwi Rizki
Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok dr Novarita saat ditemui di lokasi peresmian Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Depok, Jawa Barat, Kamis (25/3/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Temuan adanya varian baru virus corona atau covid-19 segera diantisipasi Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok pun akan segera mengambil sampel virus untuk dilakukan ujicoba.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinkes Kota Depok drg. Novarita.

Dirinya mengatakan, guna mengetahui varian baru virus corona pihaknya telah mengirimkan sampel virus ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) sejak akhir Mei kemarin. 

Sampel swab yang dikirim tersebut untuk mengetahui adanya mutasi Covid-19 varian virus asal Inggris, Afrika Selatan Selatan, dan India.

"Sudah kami kirimkan sampel, hingga kini belum diketahui hasilnya. Sebab, harus mengantre dengan daerah lainnya yang juga melakukan uji sampel," papar Novarita saat dikonfirmasi Warta Kota, Minggu (20/6/2021).

Sampel virus yang dikirim tersebut dikatakan Novarita diambil dari pasien Covid-19 yang ada di Kota Depok.

Baca juga: Siap Maju Sebagai Calon Wali Kota Kota Bekasi, Heri Koswara Lantik Relawan Sahabat Herkos

Pengiriman sampel pada pasien tersebut mengarah terinfeksi virus varian yang mempunyai beberapa kriteria.

Secara garis besar, lanjut Novarita tidak ada perbedaan gejala spesifik pada penderita dengan varian virus Covid-19.

Namun terdapat indikasi ke arah mutasi virus Covid-19 tersebut yakni jika penularannya sangat cepat di suatu komunitas.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Depok Perpanjang PSBB, Atur WFH hingga Batasi Pesta Pernikahan

“Perlu dicurigai adanya mutasi varian virus Covid -19 jika hasil PCR positif dengan kriteria di antaranya seseorang yang sudah divaksin kembali terinfeksi, Lalu yang sudah sembuh dari Covid-19 terkonfirmasi kembali, dan seseorang yang datang dari luar negeri,” akunya.

Dengan terus meningkatnya kasus konfirmasi Covid-19 di kota berjuluk Sejuta Maulid Nabi ini, Novarita tak bosan untuk terus mengingatkan kepada masyarakat untuk meningkatkan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Kasus Covid-19 Ibu Kota Melonjak, Kapolda Metro Jaya Ingatkan Pentingnya Optimalisasi PPKM Mikro

Selain itu, Novarita mengajak masyarakat agar tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat guna menjaga kekebalan tubuh dari virus asal Wuhan, Tiongkok itu.

"Tetap jaga imun dan terapkan protokol kesehatan agar terhindar dari penularan Covid-19," tuturnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved