Breaking News:

Virus Varian Baru

Curigai Penularannya Sangat Cepat, Dinkes Depok Kirim Sampel Virus Pasien Covid-19 ke Balitbangkes

Namun terdapat indikasi ke arah mutasi virus Covid-19 tersebut yakni jika penularannya sangat cepat di suatu komunitas.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dedy
Wartakotalive.com/Vini Rizki Amelia
Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok dr Novarita mengatakan pihaknya mengirimkan sampel virus ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) sejak akhir Mei kemarin.  

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK --- Masuknya varian baru virus Corona ke tanah air turut diantisipasi Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok dengan mengambil sampel virus yang sedianya akan dikirim ke laboratorium.

Kepala Dinkes Kota Depok drg. Novarita mengatakan, untuk mengetahui ada tidaknya varian baru virus Corona yang masuk ke Kota Belimbing ini, pihaknya mengirimkan sampel virus ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) sejak akhir Mei kemarin. 

Sampel swab yang dikirim tersebut untuk mengetahui adanya mutasi Covid-19 varian virus asal Inggris, Afrika Selatan Selatan, dan India.

"Sudah kami kirimkan sampel, hingga kini belum diketahui hasilnya. Sebab, harus mengantre dengan daerah lainnya yang juga melakukan uji sampel," papar Novarita saat dikonfirmasi Wartakotalive.com, Minggu (20/6/2021).

Sampel virus yang dikirim tersebut dikatakan Novarita diambil dari pasien Covid-19 yang ada di Kota Depok.

Pengiriman sampel pada pasien tersebut mengarah terinfeksi virus varian yang mempunyai beberapa kriteria.

Secara garis besar, lanjut Novarita tidak ada perbedaan gejala spesifik pada penderita dengan varian virus Covid-19.

Namun terdapat indikasi ke arah mutasi virus Covid-19 tersebut yakni jika penularannya sangat cepat di suatu komunitas.

“Perlu dicurigai adanya mutasi varian virus Covid -19 jika hasil PCR positif dengan kriteria di antaranya seseorang yang sudah divaksin kembali terinfeksi. Lalu yang sudah sembuh dari Covid-19 terkonfirmasi kembali, dan seseorang yang datang dari luar negeri,” akunya.

Dengan terus meningkatnya kasus konfirmasi Covid-19 di kota berjuluk Sejuta Maulid Nabi ini, Novarita tak bosan untuk terus mengingatkan kepada masyarakat untuk meningkatkan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari.

Selain itu, Novarita mengajak masyarakat agar tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat guna menjaga kekebalan tubuh dari virus asal Wuhan, Tiongkok itu.

"Tetap jaga imun dan terapkan protokol kesehatan agar terhindar dari penularan Covid-19," tuturnya.

Baca juga: Jadi Tempat Berkumpul Anak Muda, Empat Lokasi di Jakarta Pusat Ini Jadi Sasaran Razia Jam Malam

 
  

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved