Breaking News:

Virus Corona

Zita Anjani Punya Alasan Dukung Anies Baswedan Berlakukan PSBB Ketat Kembali di Jakarta

Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketat.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Intan Ungaling Dian
Warta Kota/Rangga Baskoro
Zita Anjani, Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) mendukung rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerapkan PSBB ketat jika penyebaran Covid-19 di Jakarta tak terkendali. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketat.

Dukungan itu dilakukan Fraksi PAN DPRD DKI jika penyebaran virus corona atau Covid-19 di Jakarta tidak terkendali.

Sebelumnya, fraksi tersebut sempat menolak kebijakan rem darurat (emergency brake policy) berupa PSBB ketat.

“Jika kasus harian tidak mengalami penurunan, langkah PSBB bisa diambil dengan mempertimbangkan keselamatan masyarakat DKI Jakarta dan aspek ekonomi,” kata Penasehat Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Zita Anjani,  Sabtu (19/6/2021).

Zita Anjani mengatakan, sebelum mengeluarkan kebijakan rem darurat, Anies Baswedan harus melakukan berbagai hal.

Baca juga: Dewan Optimistis Ingin Sekolah Dibuka. Zita Anjani: Kami Juga Tak Mau Memaksakan

Baca juga: Wakil Ketua DPRD DKI Zita Anjani Dukung PTM karena Belajar Online Bikin Anak Jenuh di Rumah

Menurut dia, Anies Baswedan harus memastikan setiap perkantoran dan tempat kerja mematuhi aturan bekerja dari rumah (WFH) dan bekerja di kantor (WFO).

Hal itu mengacu pada Keputusan Gubernur Nomor 759 tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro sejak Selasa (15/6/2021).

Kebijakan itu meminta perkantoran dan tempat kerja agar membatasi jumlah karyawan di tempat kerja maksimal 25 persen bila berada di zona merah.

Sementara 75 persen lagi bekerja dari rumah.

Sedangkan untuk perkantoran dan tempat kerja di zona hijau, oranye dan kuning tetap memberlakukan 50 persen WFH dan 50 persen WFO.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved