Breaking News:

Berita Video

VIDEO Tower 8 Wisma Atlet Pademangan Bisa Penuh Dalam Waktu Tiga Hari Kedepan

“Kalau katakan lah 600, tower 8 itu hanya mampu (menampung) 1.569, ya paling tiga hari (penuh). Kalau segitu terus ya sudah penuh,” ungkapnya.

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Ahmad Sabran

WARTAKOTALIVE.COM, CILINCING-  Tower 8 Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara diprediksi tidak akan lagi mampu menampung pasien Covid-19 dalam waktu tiga hari kedepan seiring meningkatnya jumlah kasus belakangan.

Komandan Lapangan Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Letkol Laut drg. M. Arifin mengatakan tower 8 Wisma Atlet Pademangan langsung diserbu pasien saat dibuka pertama kali.

“Untuk (Wisma Atlet) Pademangan sendiri, tower 8 baru dibuka satu hari, pasien yang masuk sudah 662 (orang),” kata Arifin, di Rusun Nagrak, Jakarta Utara, Jumat (18/6/2021).

Sementara berdasarkan hasil tracing dan tracking oleh sejumlah puskesmas di DKI Jakarta diketahui masih banyak warga yang terkonfirmasi Covid-19.

Dengan fakta tersebut ditambah pasien tanpa gejala dan non komorbid atau penyakit penyerta yang dirawat di tower 8 Wisma Atlet Pademangan maka hanya tinggal menunggu waktu penuh.

“Kalau katakan lah 600, tower 8 itu hanya mampu (menampung) 1.569, ya paling tiga hari (penuh). Kalau segitu terus ya sudah penuh,” ungkapnya.

Sehingga perlu dicarikan lokasi alternatif untuk dijadikan tempat isolasi pasien Covid-19 dan Rusun Nagrak, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara dianggap memenuhi kriteria yang ditetapkan.

“Oleh karena itu alternatif cadangan yang digunakan adalah yang di Rusun Nagrak, Cilincing ini,” ungkap Arifin.

Apalagi dalam waktu enam hari terakhir diketahui bersama ada banyak sekali pasien yang dikirim ke RSD Covid-19 Wisma Atlet kemayoran. Bahkan jumlah tertinggi itu bisa 661 orang per hari.

“Ini sebagai peringatan untuk kita bersama. Ini kondisi genting, kalau nggak genting kita nggak sampai (Rusun) Nagrak,” katanya.

Menurut Arifin, total ada lima tower di Rusun Nagrak yang bakal menjadi tempat isolasi pasien Covid-19 dimana saat ini belum ditempati dan siap menampung pasien dalam waktu dekat.

"Satu tower ada 16 lantai, dan satu lantai 17 kamar," kata Arifin.

Meski sudah dipastikan siap digunakan, Satgas Covid-19 masih menunggu arahan pimpinan untuk kapan waktu yang tepat mengoperasikan Rusun Nagrak sebagai tempat isolasi mandiri. (jhs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved