Breaking News:

PSBB DKI Jakarta

Sempat Menolak, Zita Anjani Dukung PSBB Ketat bila Kasus Covid-19 Tak Terkendali

Zita mengatakan, sebelum mengeluarkan kebijakan rem darurat, hendaknya Anies melakukan berbagai hal.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Rangga Baskoro
Zita Anjani, Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) memantau lokasi kebakaran di Kelurahan Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (23/9). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Sempat menolak kebijakan rem darurat (emergency brake policy), Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta justru kini mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketat.

Dengan catatan, kasus penyebaran Covid-19 di Jakarta semakin tak terkendali.

“Jika kasus harian tidak mengalami penurunan, langkah PSBB bisa diambil dengan mempertimbangkan keselamatan masyarakat DKI Jakarta dan aspek ekonomi,” kata Penasehat Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Zita Anjani pada Sabtu (19/6/2021).

Zita mengatakan, sebelum mengeluarkan kebijakan rem darurat, hendaknya Anies melakukan berbagai hal.

Baca juga: CAIR! Bank Dunia Kabulkan Pengajuan Utang Baru dari Presiden Jokowi Sebesar Rp13 Triliun

Baca juga: Politikus PDIP: Ibarat Tsunami, PSBB Bisa Pecahkan Gelombang Covid-19 Agar Nakes Tak Ikut Tersapu

Di antaranya memastikan setiap perkantoran maupun tempat kerja mematuhi aturan bekerja dari rumah (WFH) dan bekerja di kantor (WFO).

Hal ini mengacu pada Keputusan Gubernur Nomor 759 tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro yang dimulai sejak Selasa (15/6/2021) lalu.

Kebijakan ini meminta kepada perkantoran maupun tempat kerja agar membatasi jumlah karyawan di tempat kerja maksimal 25 persen bila berada di zona merah.

Sementara 75 persen lagi bekerja dari rumah. Sedangkan untuk perkantoran dan tempat kerja di zona hijau, oranye dan kuning tetap memberlakukan 50 persen WFH dan 50 persen WFO.

“Pastikan implementasi lapangan dalam upaya menekan ppenyebaran Covid-19 berjalan baik dengan melakukan sidak,” ujarnya.

Baca juga: 80 Persen Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Warga Jakarta, Anies Baswedan Diminta Terapkan PSBB Ketat

“Karena masih banyak perkantoran dan tempat kerja di Jakarta yang mengharuskan karyawannya WFO atau bekerja di kantor,” tambah perempuan yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved