Breaking News:

Berita Jakarta

Jakpro Bakal Disuntik Dana PMD Rp 5,9 Triliun, Begini Sikap Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta

Pemprov DKI Jakarta bakal gelontorkan dana pengembangan Jakarta International Stadium (JIS) melalui PMD Rp 5,9 triliun. Fraksi PDIP pun angkat bicara.

Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
dok.Pemprov DKI Jakarta
Jakpro Bakal Disuntik Dana PMD Rp 5,9 Triliun, Begini Sikap Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Jakpro bakal disuntik dana PMD Rp 5,9 triliun, begini sikap Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai PDP-P, Gilbert Simanjuntak, angkat bicara terkait penyertaan modal daerah untuk Jakpro.

Sebab itu, pihaknya menuntut kejelasan akan pemanfaatan rencana anggaran yang diperuntukkan untuk pengembangan Jakarta International Stadium (JIS) sebesar Rp 5,9 triliun.

Dana tersebut diusulkan oleh Pemerintah DKI Jakarta melalui Penyertaan Modal Daerah (PMD) pada BUMD Jakarta Propertindo (PT Jakpro) berupa inbreng lahan seluas 23 Ha.

"Karena kita berharap dana itu betul betul dimanfaatkan dengan baik membawa efek positif bagi ekonomi masyarakat", kata dia saat dihubungi Jumat (18/6/2021).

Baca juga: Jakpro dan WEGE KSO Lifting Atap Stadion Proyek JIS Seberat 3.900 Ton

Kekhawatiran itu cukup beralasan jika melihat performa kinerja PT Jakpro selaku bakal penerima anggaran, dalam dua tahun terakhir PT Jakpro mencatat rugi bersih ratusan miliar rupiah.

Sehingga muncul kesan janggal, memberikan anggaran sedemikian besar pada perusahaan yang sedang menunjukkan kinerja buruk tanpa terlebih dahulu dilakukan evaluasi.

"Jangan hanya dikasih PMD tapi nantinya tidak ada kejelasan," tuturnya.

Baca juga: Anies Baswedan Minta Warga Jakarta Tetap di Rumah Biar Nggak Menyesal Tertular Virus Covid-19

Selain itu, PDI-P juga meminta kejelasan keberadaan posisi lahan yang dimaksud hingga persoalan penguasaan secara fisik dan dokumen.

"Apakah tanah seluas 23 Ha itu benar-benar berlokasi di kawasan JIS, dan apakah bisa dibuktikan bahwa tanah tersebut telah dikuasai secara fisik maupun dokumen sertifikat atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta?" Tegasnya.

Sebagaimana yang telah dikatakan, kinerja keuangan PT Jakpro pada tahun 2020 mencatat rugi bersih sebesar Rp 347.69 miliar, angka tersebut melonjak dari kinerja tahun 2019 yang mengalami rugi bersih sebesar Rp13.87 miliar.

Sementara dengan kondisi demikian, Gubernur DKI Jakarta telah mengajukan perubahan atas Peraturan Daerah No 10 Tahun 2018.

Hal yang mana dalam perubahan tersebut terdapat usulan anggaran PMD kepada PT Jakpro sebesar Rp 5,9 triliun dalam bentuk inbreng lahan untuk pengembangan Kawasan Olahraga Terpadu (KOT) JIS.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved