Breaking News:

Berita Regional

Heboh setelah Dilaporkan Cium Dosen Perempuan, Rektor Unipar Jember Pilih Mengundurkan Diri

Pengunduran diri rektor Unipar menyusul adanya laporan kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan rektor pada salah satu dosen di kampus tersebut.

Penulis: | Editor: Feryanto Hadi
Tribunnews.com
Ilustrasi korban pelecehan seksual 

WARTAKOTALIVE.COM, JEMBER-- Setelah ramai diberitakan melakukan dugaan pelecehan seksual kepada salah satu dosen, RS, Rektor Universitas PGRI Argopuro (Unipar) Jember mengundurkan diri dari jabatannya.

RS diketahui mundur dari jabatan rektor sejak Kamis (17/6/2021).

Pengunduran diri itu menyusul adanya laporan kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan rektor pada salah satu dosen di kampus tersebut.

Baca juga: Tak Bisa Bayar Utang, Garuda Indonesia Didepak Sementara dari Bursa Saham

Baca juga: Depresi Terpapar Covid-19, Wanita di Tambora Jakarta Barat Mencoba Bunuh Diri

Laporan tersebut dilayangkan oleh MH, suami dari dosen yang diduga menjadi korban pelecehan seksual.

MH melaporkan RS pada 16 Juni 2021.

Terjadi dalam kegiatan diklat dosen pengampu mata kuliah

Menurut MH, kasus tersebut terjadi dalam kegiatan diklat dosen pengampu mata kuliah ke-PGRIan bagi perguruan tinggi PGRI se Jawa Timur di Hotel Plaza Tanjung Tretes Pasuruan pada 4-5 Juni 2021.

“Berdasarkan apa yang dialami istri saya bahwa indikator rektor mulai melakukan pelecehan seksual ini sejak berada di dalam mobil menuju lokasi,” kata MH dalam laporan yang dikirim ke pihak yayasan Unipar yang diterima Kompas.com Jumat (18/6/2021).

Di dalam mobil tersebut, kata MH, terdapat empat orang, yakni istrinya dan Agus Santoso sebagai peserta. Kemudian rektor dan sopir.

Sehingga istrinya merupakan satu-satunya perempuan dalam mobil itu.

Baca juga: Komnas Perempuan Angkat Bicara Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oleh Gofar Hilman, Ini Katanya

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved