Selasa, 9 Juni 2026

Fenomena Alam

Viral Terkonfirmasi Soal Matahari Terbit dari Utara di Jeneponto, Begini Penjelasan BMKG

Sebuah video yang menyebut bahwa matahari terbit dari utara, viral di media sosial Instagram, Twitter dan Facebook, Kamis (17/6/2021). 

Tayang:

WARTAKOTALIVE.COM -- Sebuah video yang menyebut bahwa matahari terbit dari utara, viral di media sosial Instagram, Twitter dan Facebook, Kamis (17/6/2021). 

Postingan tersebut salah satunya diunggah oleh akun Oan Guptan.

“Matahari terbit dari sebelah utara..?” tulis akun tersebut.

Akun tersebut juga melampirkan sebuah video yang mengatakan bahwa matahari terbit dari utara di Jeneponto, Sulawesi Selatan.

“Kami menyaksikan langsung dengan mata kepala terjadi keanehan. Saya katakan ini adalah keanehhan karena sebelumnya saya belum pernah melihat di mana yang menjadi kebiasaan matahari pagi terbit di sebelah timur. Tapi sekarang baru menjelang jam 8.00 ternyata matahari sudah di posisi utara. Tidak biasa terjadi seperti itu,” ujar suara dalam video.

Baca juga: Mengenal Fenomena Alam El Nino Soal dan Jawaban TVRI untuk SMP, Jumat 4 September

Dalam keterangan lanjutan, suara dalam video menduga adanya hubungan dengan tanda kiamat.

Penjelasan BMKG

Terkait dengan beredarnya video di Jeneponto mengenai matahari terbit dari utara tersebut, Kompas.com menghubungi Hari Triwibowo selaku Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Hasanuddin Makassar.

Saat dihubungi, Hari menjelaskan fenomena yang terjadi di Jeneponto tersebut bukanlah sebuah pertanda mengenai adanya bencana tertentu.

Ia mengatakan fenomena demikian biasa terjadi setiap tahunnya.

“Bukan (pertanda buruk) ini biasa terjadi setiap tahunnya," ujar Hari dihubungi Kompas.com, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: BMKG Ingatkan, Wilayah Selatan Pulau Seram Maluku Tengah Rawan Tsunami

Baca juga: UPDATE Prakiraan Cuaca Jakarta Kamis 17 Juni 2021, BMKG: Ini Wilayah yang Berpotensi Hujan Petir

Gerak semu matahari Ia menyebut hal itu terjadi akibat perputaran bumi mengelilingi matahari.

"Itu terjadi akibat perputaran bumi mengelilingi matahari sebagai pusat tata surya atau dikenal juga dengan gerak semu matahari,” jelasnya.

Ia mengatakan posisi Jeneponto di Sulawesi Selatan berada berada pada lintang selatan ekuator.

Hal inilah yang kemudian menyebabkan pada bulan-bulan tertentu seperti Maret hingga September seolah-olah posisi matahari akan terasa lebih berada atau bergeser di utara dan puncaknya akan terasa di bulan Juni dan Juli.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved