Breaking News:

Terungkap Proses Penentuan Tes Pegawai KPK Jadi ASN Memang Hanya TWK, Tes Lain Sudah Penuhi Syarat

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron akhirnya tampil mewakili KPK penuhi panggilan Komnas HAM. Ia luruskan kesimpulan sebut dirinya yang tak paham tes TWK

Editor: Wito Karyono
Tribunnews/Jeprima
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron (kiri) saat memberikan keterangan pers di Gedung Komisi Nasional untuk Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Jakarta Selatan, Kamis (17/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron akhirnya tampil mewakili KPK memenuhi panggilan Komnas HAM.

Panggilan Komnas HAM terkait pengaduan pegawai KPK terkait tes wawasan kebangsaan (TWK) yang menyebabkan 51 pegawai tak lolos tes hingga akhirnya dipecat.

Namun Ghufron akhirnya terpaksa harus meluruskan informasi terkait keterangan pihak Komnas HAM yang dianggap mengaburkan fakta.

Pelantikan KPK 1.271 pegawai KPK yang diikuti sebagian kecil pegawai KPK karena situasi pandemi corona, sebagian besar mengikuti secara daring. Acara berjalan lancar.
Pelantikan KPK 1.271 pegawai KPK yang diikuti sebagian kecil pegawai KPK karena situasi pandemi corona, sebagian besar mengikuti secara daring. Acara berjalan lancar. (Youtube KPK)

Oleh Komnas HAM disimpulkan ia tak tahu apa-apa soal siapa yang mengagas TWK.

Baca juga: Terkait Polemik TWK KPK, Komnas HAM Apresiasi KSAD dan Dinas Psikologi TNI AD

Baca juga: Komnas HAM Masih Butuh Keterangan Empat Pimpinan KPK

Ghufron lantas membantahnya, "Saya klarifikasi bahwa tidak benar pernyataan Komisioner Komnas HAM Choirul Anam yang menyatakan saya tidak tahu siapa yang menggagas ide TWK," kata Ghufron lewat keterangan tertulis, Jumat (18/6/2021).

Waktu itu, kata Ghufron, sudah dibahas mengenai pemenuhan syarat kesetiaan terhadap Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan pemerintahan yang sah apakah cukup dengan penandatanganan pakta integritas saja atau tidak.

"Dari diskusi tersebut terus berkembang dan bersepakat mengacu pada peraturan yang berlaku yaitu untuk menjadi ASN ada Tes Kompetensi Dasar dan Tes Kompetensi Bidang," katanya.

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Sabtu 19 Juni, Virgo Kontrol Perasaanmu, Libra Dapat Kabar Buruk

Ghufron merinci, tes kompetensi dasar meliputi tiga aspek yakni Tes Inteligensi Umum (TIU), Tes Karakteristik Pribadi (TKP), dan TWK.

"Dan hal tersebut kemudian disepakati dalam draf Rancangan Perkom KPK pada tanggal 21 Januari 2021 yang disampaikan ke Kemenkumham untuk diharmonisasi. Draf disepakati dan ditandatangani oleh pimpinan KPK setelah dirapatkan bersama segenap struktural KPK," jelasnya.

Dijelaskan Ghufron, pegawai KPK tidak menjalani TIU karena sudah dites saat proses rekrutmen baik sebagai pegawai tetap maupun tidak tetap.

Baca juga: Fuad Alkhar Meninggal Setelah Dinyatakan Positif Covid-19, Ketua RW: Kena Setelah Pulang Kondangan

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved