Breaking News:

Tangerang Selatan Darurat Covid-19, Pemkot Tangsel Batalkan Rencana Pembelajaran Tatap Muka

Kasus infeksi covid-19 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus meningkat hingga Pemkot Tangsel membatalkan rencana pembelajaran tatap muka.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Max Agung Pribadi
Wartakotalive.com/Rizki Amana
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan ketersediaan tempat tidur pasien Covid-19 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sudah darurat, Kamis (17/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT - Setelah musim mudik dan libur Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, kasus infeksi Covid-19 meningkat di Tangsel.. 

Dilansir dari laman https://lawancovid19.tangerangselatankota.go.id, tercatat kasus konfirmasi positif covid-19 sebanyak 11.871 orang. 

Rinciannya kasus sembuh sebanyak 11.032 orang, dirawat sebanyak 428 orang, dan meninggal sebanyak 411 orang. 

Baca juga: Pemerintah Putuskan Geser Libur Hari Raya Keagamaan karena Merebaknya Penularan Covid-19

Meningkatnya kasus infeksi covid-19 berimbas akan bakal batalnya pembelajaran tatap muka (PTM) yang dicanangkan Pemkot Tangsel bakal berlangsung pada 13 Juli 2021 ini. 

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie hal tersebut guna mengantisipasi penularan dan penyebaran infeksi covid-19 pada lingkungan sekolah. 

"Dengan naiknya angka covid saat ini maka PTM saya evaluasi lagi. Yang tadinya kita akan buka pada pertengahan bulan Juli (2021), saya instruksikan kepada kepala dinas untuk melakukan evaluasi lagi dan kemungkinan belum bisa kita laksanakan pada Bulan Juli (2021) ini," katanya saat dikonfirmasi, Kota Tangsel, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Massal Kota Bekasi Bakal Dijaga 600 Aparat Gabungan

Orang nomor saru di Kota Tangsel ini menuturkan saat ini pihaknyabterus melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak sebelum melangsungkan PTM. 

Menurutnya pelaksanaan PTM bakal berlangsung jika kasus infeksi covid-19 mulai menurun dan kembalinya wilayah Kota Tangsel dalam zona kuning peta risiko sebaran covid-19.

"Mudah-mudahan sih akhir Juni atau awak juli angka covid ini akan turun. Itu akan kita evaluasi.  Saat ini saya mengambil kebijakan bahwa untuk PTM belum bisa kita lakukan sampai angka covidnya turun," pungkasnya.
 

 
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved