Breaking News:

Buronan Kejaksaan Agung

Singapura Diiminta Kooperatif Pulangkan Adelin Lis, Buktikan Bukan Surganya Para Koruptor

Hal ini akan semakin terbukti jika Singapura tak membantu Indonesia dalam memulangan Adelin.

Editor: Yaspen Martinus
kejari-medan.go.id
Adelin Lis, buronan kakap Kejaksaan Agung, tertangkap di Singapura dan akan dipulangkan ke Indonesia. Adelin tertangkap menggunakan paspor palsu atas nama Hendro Leonardi pada Maret 2021, ketika memasuki Singapura. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Singapura diminta kooperatif memulangkan Adelin Lis, terpidana kasus pembalakan liar.

Pemerintah Singapura dan Indonesia adalah pihak dalam treaty on mutual legal assistance (MLA) dalam masalah pidana di Asia Tenggara (ASEAN).

Hal itu disampaikan oleh Ketua Asosiasi Ilmuwan Praktisi Hukum Indonesia (Alpha) Azmi Syahputra.

Baca juga: Selain di Telkom, Bambang Brodjonegoro Kini Juga Jadi Komisaris di Astra

"Ini momen tepat agar Pemerintah Singapura buktikan Singapura bukan surganya para koruptor," ucapnya, Jumat (18/6/2021).

Lantaran Singapura dan Indonesia adalah pihak dalam MLA, lanjut Azmi, sangat patut Singapura merespons dan membantu serta mendukung permintaan Jaksa Agung Indonesia, agar Adelin Lis dikembalikan ke Jakarta dan dijemput lalu diserahkan kepada tim kejaksaan Agung.

Azmi mengutip pernyataan Deputi Penindakan KPK Karyoto, yang mengatakan Singapura satu-satunya negara yang membuat penegak hukum sulit menangkap buron korupsi, dan image Singapura dianggap sebagai surganya para koruptor.

Baca juga: 11 Anggota DPR Positif Covid-19, Bakal Ada Pengetatan di Kompleks Parlemen

Hal ini akan semakin terbukti jika Singapura tak membantu Indonesia dalam memulangan Adelin.

"Kontribusi bantuan Pemerintah Singapura, Kejaksaan Agung Singapura, termasuk Imigrasi Singapura, dan Kementerian dalam Negeri Singapura."

"Menunjukkan sinergitas dan komitmen pemberantasan korupsi dan konsekuensi tindak lanjut sebagai pihak dalam MLA antara Indonesia dan Singapura," tutur Azmi.

Baca juga: Dibilang Cari Panggung Soal Bertemu Kepala BIN dan Kapolri, Rizieq Shihab: JPU Sangat Picik dan Naif

Azmi menerangkan, Adelin adalah kategori buron yang berisiko tinggi, karena ada beberapa catatan yang dilakukan buronan kakap tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved