Breaking News:

Preman

Polsek Pondok Aren Tunggu Laporan Warga yang Resah pada Aksi Pemalakan Preman

Warga Pondok Aren resah atas aksi premanisme, mereka membuat surat pernyataan dan memviralkan di media sosial. Namun, mereka tak berani lapor polisi.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Valentino Verry
Tribunnews
Ilustrasi preman. Warga Pondok Aren resah pada ulah preman yang kerap memalak. Warga pun membuat surat pernyataan pada polisi agar segera menangkap. 

WARTAKOTALIVE.COm, TANGSEL - Beredar surat di sejumlah akun media sosial akan adanya aksi pemalakan yang dilakukan oleh oknum preman bagi para pedagang kios maupun pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Ceger Raya, Pondok Karya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). 

Kabar tersebut disebarluaskan melalui sebuah surat pernyataan yang mengatasnamakan warga Jalan Ceger Raya, Pondok Karya, Pondok Aren, Kota Tangsel dengan permintaan pihak kepolisian setempat untuk menindak aksi pemalakan oleh oknum preman.

Bahkan dalam surat tersebut tertulis bahwa oknum preman tersebut kerap kali memalak para pedagang kios maupun lapak dengan meminta uang jatah harian, mingguan, dan bulanan. 

Baca juga: Meresahkan Seperti Preman, Polisi Bakal Tindak Tegas Pinjol Bodong yang Suka Ancam Pakai Foto Porno

Tak cukup sampai di situ, surat pernyataan tersebut juga menuliskan sejumlah perilaku oknum preman yang kerap mengambil barang dagangan milik para pedagang tanpa membayarnya. 

Bahkan para oknum preman tersebut akan merusak sejumlah dagangan dan mengancam, jika didapati adanya penolakan dari pedagang. 

Ditambah, warga setempat kerap juga dimintai sejumlah uang jika didapati sedang melakukan kegiatan yang mengundang banyak orang. 

Dalam surat pernyataan itu pun meminta pihak kepolisian setempat untuk merespons laporan tersebut agar menindak para oknum preman yang melakukan pemalakan

Pasalnya, warga serta para pedagang mengaku resah akan tindak pemalakan yang dilakukan oleh para oknum preman tersebut. 

Menanggapi hal tersebut, Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren, Iptu Roby Setyawan mengaku masih melakukan pendalaman akan adanya surat pernyataan yang viral di sejumlah akun media sosial tersebut. 

Baca juga: Bikin Kapok Preman, Kapolri Keluarkan 5 Instruksi Berangus Premanisme dan Pungli di Pelabuhan

Menurutnya, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait dari warga maupun pedagang sekitar. 

"Ya masih kita dalami ya, karena kita juga belum tahu korbannya kan,” ujarnya.

“Kalau laporan secara resmi tidak ada, kan kita pun bingung karena laporan resmi tidak ada,” imbuhnya.

“Makanya kita dalami yang viralnya itu. Siapa yang memviralkan, dan siapa yang membuat surat itu?,” ujarnya lagi.

“Dan apakah yang membuat surat itu korban atau tidak kan kita belum tahu," tandas Roby, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: Meresahkan Sopir Bus, Truk Hingga Masyarakat, Puluhan Preman Diringkus Ditreskrimum Polda Jawa Timur

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved