Breaking News:

Berita Bekasi

Pemkab Bekasi Kembali Terapkan PPKM Mikro, Perusahaan Wajib Terapkan WFH 75 Persen Pegawai

Pemkab Bekasi Kembali Terapkan PPKM Mikro, Perusahaan Wajib Terapkan Work From Home (WFH) Sebanyak 75 Persen dari Total Pegawai

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja di Kantor DPRD Kabupaten Bekasi pada Rabu (6/1/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro, terhitung mulai dari 14-28 Juni 2021.

Sejumlah aturan akan mulai diterapkan salah satunya memberlakukan work from home (WFH) 75 persen bagi perusahaan di wilayah setempat selama dua pekan ke depan.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengatakan, aturan ini sesuai intruksi dalam negeri (Imendagri) dalam penerapan PPKM Mikro.

Pembatasan aktifitas di perkantoran dan perusahaan juga karena penyebaran Covid-19 terjadi di 23 kecamatan se-Kabupaten Bekasi.

Baca juga: Pulihkan Sektor Parekraf, Sandiaga Uno Kolaborasi UNHAS Kembangkan SDM Menuju Indonesia Emas

"Beberapa upaya yang bisa dilakukan seperti pemberlakuan WFH (menjadi) sebanyak 75 persen untuk kantor-kantor karena Kabupaten Bekasi masuk zona merah," kata Eka, pada Jumat (17/6/2021).

Eka memerintahkan pemeriksaan antigen secara rutin, serta pemberian sanksi kepada pelanggar protokol kesehatan di masyarkat.

Pemerintah dari tingkat desa/kelurahan hingga daerah harus memberikan perhatian lebih guna mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.

Segala bentuk kegiatan yang mengundang kerumunan juga diminta untuk ditunda selama PPKM Mikro ini.

Baca juga: Perekonomian Terkontraksi Minus 2,36 persen, Pemprov DKI Jakarta Gelar Jakfest 2021

"Ini dilakukan guna menekan angka penyebaran Covid-19. Agar tidak ada klaster baru lagi di Kabupaten Bekasi ini," ujarnya.

Eka menginstruksikan jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi untuk melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah berisiko tinggi penyebaran Covid-19.

Dia juga berharap agar pihak swasta di Kabupaten Bekasi dapat berkolaborasi untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait pencegahan penyebaran Covid-19.

"Saya ingin ada gerakan bersama baik dari sektor negeri maupun swasta untuk membantu memberikan informasi kepada masyarakat terkait pencegahan penyebaran Covid-19," ungkap Eka. 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved